Minggu, 06 Desember 2015

FanFiction Jimin BTS "You With Me"



Title : You With Me
Cast : Park Jimin, Hwang Eun Hi (OC), Member BTS.
Genre : Romance, Sad, ER
Author : Sandra Tamara
Lenght : Ficlet
Happy Reading!
Mian banyak typo J

**********

            Musim Semi telah tiba, banyak sekali warga negara Korea Selatan mengenakan pakaian casual untuk menikmati udara yang cukup hangat ini. Sudah beberapa hari ini Seoul selalu di kunjungi oleh para turis asing yang datang untuk melihat pemandangan musim semi yang sangat indah di korea.

            Pagi hari ini, terlihat sosok gadis mengenakan pakaian tebal sedang berjalan cepat di sepanjang jalur tembok batu istana Deoksugung. Gadis ini memiliki rambut panjang gelombang warna hitam dengan wajah yang begitu cantik.
            Hwang Eun Hi, itulah nama lengkap gadis ini. Ia sudah memiliki kekasih yang bernama Park Jimin. Kekasihnya seorang member dari Boy grup di korea selatan yang lagi naik daun saat ini. Mereka berpacaran sudah kurang lebih dari  dua tahun yang lalu, tapi hubungan mereka masih saja begitu tidak pernah ada kemajuan.
            Eunhi pacaran dengan jimin secara diam diam karena jika tidak ia akan di bully oleh fansnya. Mereka pacaran sejak Jimin debut dengan boy grupnya yang bernama Bangatn Boys atau sering di singkat BTS.

            “Kapan aku bisa jalan dengannya lagi di tempat ini” Gumam eunhi yang memasang setengah lingkaran tipis di wajahnya sambil berjalan.
            “Ahh segarnya...” Lanjutnya kembali yang menghirup udara dengan dalam.
            Eunhi pun mempercepat langkahnya menuju suatu tempat. Jalan cepat di seoul sudah menjadi tradisi sendiri. Warga korea melakukan jalan cepat untuk tepat waktu sampai tujuan.

><><><><>< 

            “Yak.. Bagaimana dengan Eunhi?” Tanya sosok namja yang mempunyai kulit putih seperti vampire yang tak lain ialah Min Suga, member Bangtan Boys yang sangat dekat dengan jimin.
            “Hmm Choayo, aku bingung ingin memberi ia kado apa” Jawab jimin.
            “Eoh. Memangnya ia akan berulang tahun?” Tanya namja yang memiliki bibir sangat sexy maka dari itu ia dapat bagian sebagai Visual di grupnya.
            “Ne. Lusa ia akan ulang tahun.”
            “Hm.. Aku punya ide, bagaimana jika hyung mengajaknya makan malam di sebuah restaurant. Lalu nanti kami berenam akan muncul untuk menyanyikan sebuah lagu untuknya” Ucap sang maknae, Jeon Jung Kook.
            “Eoh.”

><><><><><>< 

            Eunhi telah sampai di sebuah restaurant Wooraeoak. Restaurant ini telah terkenal sejak tahun 70-an. Restaurant ini terkenal dengan daging asapnya dan nengmyeon atau mie dingin.
            “Eoseo osipsio! Myeotppunisijiyo? -Selamat datang! Berapa orang?”
            “Du myeongieyo -Dua orang” Jawab eunhi dengan ramah.
            Pelayan itu pun mengantarkan eunhi ke tempat duduk yang tersedia untuk dua orang. Eunhi segera duduk di kursi yang sudah di siapkan oleh pelayan tersebut.
“Menyu yeogi isseumnida  -Ini daftar menunya”
            “Aku pesan Bulgogi dan Nengmyeon”
            “Silahkan tunggu”
            Pelayan itu pun pergi dari hadapan eunhi. Eunhi segera mengambil ponselnya yang berada di tasnya.
            Ia mencari nama Park Jimin di kontak ponselnya, setelah ketemu ia pun menekan tombol telepon warna hijau.

            “Yeoboseyo chagiya”
            “....”
            “Apa kau ada waktu?”
            “...”
            “Hm.. Jeongmal? Aish baiklah... padahal aku sudah memesan dua kursi di sebuah restaurant yang sering ku kunjungi”
            “....”
            “Ne. Jangan lupa untuk beristirahat ya, Anyyeong” Ucap eunhi yang mematikan sambungan panggilannya dengan jimin.

            “Aku harap kau di sini bersama ku. Padahal lusa aku akan berulang tahun”

><><><><><>< 

            Saat ini, terlihat jimin sedang mencari sebuah perhiasan berupa sepasang cincin pertunangan untuk hadiah Eunhi. Ia terlihat memakai sebuah topi dan kacamata untuk menutupi dirinya dari para fansnya.
            “Apa yang sedang anda cari?”
            “Aku cari sepasang cincin pertunangan”
            “Eoh. Ah ige...” Ucap pelayan itu yang menunjukan beberapa cincin di hadapan jimin.

><><><><><>< 

            Hari ulang tahun Eunhi telah tiba, saat ini eunhi sedang berjalan jalan menikmati turunnya bunga sakura di jalan Yeouido tanpa seseorang yang menemaninya. Dia merasa senang dan juga sedih. Senangnya, karena ia akan bertambah usia sedangkan. Sedihnya di hari ulang tahunnya, sosok jimin tidak ada di sampingnya bahkan jimin tidak memberi ucapan padanya.

            “Apakah kau lupa dengan hari ini?” Gumamnya pelan.
            “Hari yang begitu spesial bagi diriku seorang... Aku akan tumbuh menjadi gadis yang dewasa.” Gumamnya kembali yang tersenyum manis sambil berjalan.

><><><><><>< 

            Jimin sudah selesai konser bersama boy grupnya. Saat ini ia dan member BTS sedang di dalam mobil Van nya menuju dormnya.
            Di dalam mobil itu, jimin hanya memperhatikan sebuah cincin untuk eunhi. Member BTS pun hanya pada iri dengannya, karena hanya jimin lah yang sudah memiliki seorang kekasih.
            “Apakah nanti malam kau jadi memberi hadiah pada eunhi?” Tanya sang leader dari grup itu, Kim Nam Joon.
            “Hm, hyung... tolonglah aku, aku akan mengajaknya makan malam dan saat aku memberikannya cincin ini kalian datang dan menyanyikan sebuah lagu yang romantis untuk kami berdua”
            “Hm. Itu mudah... kami semua akan membantumu”
            “Jeongmal?”
            “Hm. Sekarang, apa kau tak hubungi eunhi?” Tanya seokjin.
            “Ani. Seharian ini aku tidak ingin menghubungi eunhi, meski hatiku ingin sekali menghubunginya”
            “Bisa ku tebak, saat ini ia sedang menikmati turunnya bunga sakura di taman bunga sakura” Tebak suga.
            “Aish... apakah tebakan mu itu benar?” Ledek hoseok pada suga.
            “Tebakan ku selalu benar... apa kalian tidak yakin?”
            “Ani. Tebakan hyung selalu salah” Ucap taehyung yang membuat semua di dalam mobil Van ikut tertawa bersama.

><><><><><>< 

            Malam tiba, jimin sedang berada di sebuah mobil Van milik BTS, terlihat mobil itu terparkir di sebuah restaurant yang sangat romantis dan terkenal. Jimin sedang mengirimkan sebuah pesan untuk eunhi.

            ‘Datanglah sekarang ke restaurant yang sering kita kunjungi bersama. Aku menunggumu sekarang’

Cling~

            Ponsel eunhi berdering, ia membuka pesan dari Park Jimin. Setelah dibaca, ia pun tersenyum puas. Ia segera melangkah pergi ke sebuah restaurant tersebut.

><><><><>< 

            Eunhi telah sampai di restaurant tersebut, ia segera masuk kedalam restaurant tersebut. Jimin yang melihatnya dari dalam mobil Van hanya tersenyum.
            “Dia sudah datang. Kesanalah” Pinta namjoon.
            “Hm. Hyung bantulah aku kali ini.” Ucap jimin yang tersenyum. Jimin pun segera turun dari mobil Van nya tersebut dan melangkah masuk kedalam restauran tersebut.

><><><><><>< 

            Di dalam, jimin menemukan sosok eunhi sedang duduk di kursi yang telah di pesan oleh jimin sebelumnya. Jimin pun segera duduk di hadapan eunhi sambil tersenyum manis.
            “Apakah kau sudah lama menungguku?”
            “Ani. Aku baru saja sampai”
            “Hm.”
            Tak lama kemudian, beberapa pelayan datang membawa kue tart yang telah di pesan jimin untuk eunhi.
            Eunhi terkejut ternyata malam ini jimin sedang merayakan hari ulang tahun kekasihnya, eunhi.
            “Ghamshamnida” Ucap jimin pada pelayan tersebut. Pelayan itupun pergi dari hadapan mereka.
            “Bagaimana? Indah bukan?” Tanya jimin pada eunhi.
            “He’em. Gomawo park Jimin. Kau tau saat aku duduk di kursi taman sambil menikmati ice cream, aku menerima pesan dari mu. Saat ku baca isi pesan itu, aku sangat bahagia akhirnya kau mengirimkan aku pesan. Aku takut jika kau lupa akan hari spesial ku. Jeongmal gomawo chagiya” Jelas eunhi yang lirih.
            “Ahaha... kajja tiup lilinnya” Pinta jimin.
            “Hm.”
            Eunhi pun segera meniup lilin yang ada di atas kue tartnya. Setelah apinya padam mereka berdua hanya saling tersenyum satu sama lain. Jimin ingat akan sesuatu, ia pun mengambil sebuah kotak dari saku jasnya. Ia mengeluarkan kotak kecil berwarna merah terang. Perlahan lahan ia membuka kotak kecil tersebut dan menunjukannya pada eunhi.
            “Mwoya?”
            “Hwang Eun Hi.”
            “Jimin...”
            “Jeorang gyeoronae juseyo? –Maukah kau menikah denganku?” Ucap jimin pelan yang membuat eunhi terkejut sejenak.
            “Jimin...”
            “Kita sudah berpacaran dua tahun lebih, aku pikir.. selama dua tahun itu aku sadar bahwa diriku masih belum bisa membahagiakanmu, tapi mulai hari ini dan seterusnya aku akan membahagiakan mu” Jelas jimin yang membuat eunhi terharu dengan perkataannya.

            Tak lama kemudian, member BTS datang menghampiri kedua insan manusia ini. Eunhi terkejut dengan kedatangan teman teman jimin.
            “Yak. Saengil Chukka Hamnida” Ucap taehyung pada eunhi layaknya seorang teman.
            “Ahaha kenapa kalian juga ada disini?”
            “Kau harus jawab dulu pertanyaan jimin, setelah itu kami akan memberimu sebuah hadiah yang tak pernah kau lupakan seumur hidupmu” Ucap suga pada eunhi.
            “Eoh.”
            “Terima... terima... terima...” Ucap member BTS secara bersamaan.
            “Ahahaha... He’em...” Jawab eunhi yang tersenyum dan membuat jimin terkejut.
            “Jeongmal?”
            “Ne. Cepat berikan ku hadiahnya” Pinta eunhi pada member BTS.
            “Ahaha baiklah... hana tul seis” Ucap namjoon.

            Pada hitungan ketiga, member BTS pun bernyanyi bersama sambil berdiri di hadapan mereka berdua. Mereka bernyanyi lagu For You miliknya sendiri. Eunhi dan jimin hanya saling berpegangan tangan dan tersenyum bahagia.

*** Eunhi Pov ***
            Jeongmal gomawo Park Jimin... Malam ini aku sangat bahagia karena dirimu. Aku sungguh tak menyangka jika kau memberi ku hadiah seperti ini. Malam ini, adalah malam yang tak pernah bisa ku lupakan seumur hidupku. Aku akan selalu ingat akan malam ini, di saat kau melamarku tepat hari ulang tahunku. Saranghandago Park Jimin

>< 
>< 

THE END

Tidak ada komentar: