Title : From me to You
Cast : Jeon Jung Kook (BTS), Lee Ha Kyo (OC),
other
Genre : Happy, School life, Romance
Author : Sandra Tamara
Lenght : One Shoot.
Art by Wulan Dongyoo
Ost :
Davichi – From me to You
Davichi – Love, My Love
Sandra Tamara Storyline....
Pagi
hari menghangatkan kota seoul dan sekitarnya. Terlihat sosok gadis cantik yang
berlari lari melewati lorong lorong sekolah tersebut. Sepertinya dia sedang tergesa
gesa.
Gadis
yang mempunyai nama lengkap Lee Ha Kyo ini berlari menuju loker sekolah. Dia
sudah sampai di sebuah loker, dengan cepat dia membuka loker tersebut dan
menaruh sepucuk kertas di dalam loker tersebut.
“Semoga
kau membacanya kali ini” Gumam hakyo yang tersenyum melihat sepucuk kertas yang
dia taruh di dalam loker tersebut.
Dia
segera berjalan menjauh dari loker tersebut sambil tersenyum senyum sendiri.
Sesekali dia menoleh kebalakang untuk melihat loker tersebut.
Hakyo
sudah sampai di kelasnya. Dia segera berjalan menuju kursinya dan duduk di
kursinya. Dia menaruh tasnya di kursinya, lalu dia beranjak untuk berdiri di
dekat jendela kelasnya.
Saat
itu dia melihat sosok lelaki tampan sedang berjalan menuju lorong lorong
sekolahnya. Hakyo yang melihatnya pun terkejut seketika.
“Eoh.
Jeon Jung kook! Ah... bagaimana ini... kenapa jantung ku berdegup lebih kencang
dari kemarin” Ucap hakyo yang salah tingkah dan segera duduk di kursinya untuk
menenangkan dirinya.
Terlihat
sosok lelaki yang berjalan melewati lorong lorong sekolah. Banyak siswi yang
terpesona dengan ketampanannya itu. Lelaki yang mempunyai nama lengkap Jeon
Jung kook ini berjalan menuju lokernya.
Tak
perlu waktu lama, jungkook sudah sampai di depan lokernya. Saat dia melihat ke
dalam lokernya, dia menemukan sepucuk kertas di selipan buku bukunya.
“Surat
ini... ini sudah terjadi yang ke sepuluh kalinya” Ucap jungkook yang mengambil
sepucuk kertas itu. Dia segera memasukan sepucuk kertas itu ke dalam sakunya.
Dan menutup kembali lokernya. Dia segera melanjutkan jalannya menuju kelasnya.
Sesampai
di kelas, jungkook segera berjalan menuju kursinya untuk duduk dan menaruh
tasnya. Dari jauh terlihat hakyo sedang memperhatikan jungkook yang ingin
duduk. Hakyo terus tersenyum senyum sendiri.
Jungkook
mengeluarkan sebuah komik dari dalam tasnya, tapi dia ingat bahwa dia menyimpan
sepucuk kertas di sakunya. Dia segera mengambil kertas itu dari sakunya dan
membuat hakyo yang melihatnya dari belakang terkejut dan menjadi salah tingkah.
“Untuk
mu Jeon Jungkook, ini surat untukmu yang kesepuluh... Kau pasti sangat
penasaran dengan ku. Jika kau penasaran dengan ku, nanti saat aku mengirimkan
surat ke lima belasku, aku akan memberi taumu, siapa aku.”
Jungkook
sudah selesai membaca isi surat tersebut, dia segera melipat kembali surat itu
dan menaruhnya di selipan lembaran komiknya. Hakyo yang melihatnya hanya
terdiam ternyata tidak ada respons dari jungkook.
“Aku
sangat penasaran... siapa sebenarnya dia” Ucap jungkook yang terdengar oleh
hakyo. Hakyo yang mendengarnya pun hanya tersenyum bahagia dan melihat pesona
ketampanan jungkook.
“Eoh,
dia penasaran... aish... aku semakin menyukainya” Gumam hakyo yang sangat
senang sambil melihat sosok jungkook.
Tiba tiba, bel masuk sekolah tiba..
Ting....ting...ting....
Jungkook
yang mendengar suara bel segera memasukan komik tersebut ke dalam tasnya dan
mengambil buku pelajarannya. Begitu juga dengan hakyo yang segera mengambil
buku pelajarannya dari dalam tas sambil memperhatikan jungkook dengan tersenyum
senyum sendiri.
Ternyata
dari jauh terlihat taehyung, teman jungkook yang memperhatikan tingkah laku
hakyo. Taehyung yang melihatnya hanya memperhatikannya dengan ekspresi yang
begitu bingung.
“Apa
yang sedang dia lihat?” Gumam taehyung yang memperhatikan hakyo. Taehyung
segera memperhatikan tatapan mata hakyo, ternyata yang hakyo lihat adalah
temannya sendiri, Jeon Jung Kook.
“Eoh
jungkook.” Ucap taehyung yang terkejut.
“Kenapa
dia memperhatikan jungkook begitu serius?” Gumamnya kembali yang masih
memandangi hakyo dan jungkook.
Skip~
Jam istirahat tiba...
Hakyo
pergi meninggalkan kelasnya, sedangkan taehyung segera menghampiri jungkook dan
duduk di sampingnya sehingga membuat jungkook terkejut.
“Aigo...
ku kira siapa?” Ucap jungkook yang terkejut.
“Hey.
Dari tadi aku perhatikan sih hakyo terus memperhatikanmu” Ucap taehyung
“Eoh.
Mana mungkin dia memperhatikanku. Kau tau sendiri dia sangat membenciku” Jawab
jungkook yang tak percaya.
“Aish...
aku melihatnya dengan kedua mataku sendiri, hakyo itu tersenyum senyum sendiri
sambil memperhatikan mu” Ucap taehyung yang yakin dengan yang di lihatnya.
“Ah
kau ini, mungkin dia sedang memperhatikan yang lain selain diriku...” Ucap
jungkook yang tidak yakin dengan ucapan taehyung, temannya.
“AH
kau ini... seharusnya kau percaya padaku”
“Sudahlah.
Aku ingin melanjutkan membaca komik ku dulu...” Ucap jungkook yang membuka
lembaran baru di komiknya.
Di perpustakan...
Di
sebuah ruangan yang penuh dengan berbagai macam buku buku, di sudut ruangan tersebut,
terlihat sosok hakyo yang sedang duduk di kursi sambil menulis di sepucuk
kertas kecil. Dia menulis sambil tersenyum senyum sendiri.
“Ah...
akhirnya selesai juga” Ucapnya yang sudah selesai menulis di sepucuk kertas
kecil.
“Aku
sangat tidak sabar untuk menunggu hari itu... aku sangat ingin tau sekali
reaksi jungkook nanti kalau aku sangat begitu menyukainya” Gumam hakyo yang
menyimpan kedua tangannya di bawah dagu sambil tersenyum memandang ke depan.
Skip~
Pulang sekolah tiba....
Murid
murid segera keluar dari kelasnya masing masing, begitu juga dengan hakyo yang
keluar dari kelasnya. Saat dia berjalan di koridor sekolahnya, dia melihat
sosok jungkook sedang berjalan sendirian. Hakyo hanya memperhatikannya dan
mengikutinya dari belakang.
“Mau
kemana dia?” Gumam hakyo yang memperhatikan jungkook berjalan di depannya.
Tapi
saat itu, terlihat taehyung menghampiri jungkook dan mata taehyung tertuju ke
arah hakyo sehingga membuat hakyo terkejut dan segera memalingkan pandangannya
untuk tidak melihat jungkook.
“Aish...
kenapa dia harus melihatku” Gumam hakyo yang kesal.
Di
tempat yang sama, terlihat taehyung dan jungkook sedang berjalan bersama menuju
keluar dari lorong lorong sekolahnya.
“Yaa.
Jungkook. Baru saja ku lihat hakyo memperhatikan mu berjalan dari belakang”
Ucap taehyung sambil berjalan dan terus melihat ke depan.
“Hahaha...
kau ini ada ada saja... Sudah ku bilang hakyo itu membenciku. Bahkan dia pernah
bilang kalau dia sangat membenciku” Jawab jungkook yang tak yakin dengan ucapan
taehyung.
“Aish...
baiklah... terserah katamu saja... tapi jika menurutku hakyo itu sangat
menyukaimu bukan membencimu” Ucap taehyung yang menoleh ke jungkook.
“Heh...
sudahlah kajja” Ajak jungkook untuk menghentikan membicarakan hakyo dan terus
berjalan mendahului taehyung.
Skip~
Esok
pagi tiba...
Seperti biasa, hakyo berlari lari melewati
lorong lorong sekolahnya menuju loker jungkook. Dia sangat tergesa gesa karena
dia takut oleh ketahuan oleh yang lainnya kalau yang mengirim pesan rahasia itu
adalah dirinya.
Saat
hakyo sedang membuka loker jungkook untuk menaruh sepucuk kertas di dalamnya,
tanpa sengaja taehyung melihat hakyo sedang membuka loker jungkook. Taehyung
yang melihatnya hanya bersembunyi di balik dinding dan memperhatikan tingkah laku
hakyo.
“Apa
yang dia lakukan di loker jungkook?” Gumam taehyung yang bingung.
Hakyo
sudah selesai, dia segera menutup kembali loker jungkook dan berjalan pergi
meninggalkan loker jungkook. Dan saat itu taehyung segera menghampiri loker jungkook
untuk melihat apa yang di taruh oleh hakyo.
“Eoh...
Apa ini? Sepucuk kertas?” Ucap taehyung yang terkejut melihat sepucuk kertas di
dalam loker jungkook.
Dan
saat itu jungkook datang menghampiri taehyung. Jungkook yang melihat sepucuk
kertas di tangan taehyung, dengan cepat dia mengambilnya dan menaruhnya di
dalam saku seragamnnya.
“Eoh.”
“Sedang
apa kau di sini?” Tanya jungkook
“Kertas
itu... apa kau tau siapa pengirimnya?”
“Anio...
sudah seminggu yang lalu, surat ini selalu ada di lokerku” Jawab jungkook
“Aku
tau siapa pengirim surat itu...”
“Nugu?”
“Lee
Ha Kyo...”
“Eoh...
Ahahaha.... kau ada ada saja... hey, sudah ku bilang hakyo itu membenciku, kau
tak ingat kata katanya saat itu...”
#Flashback
Di
sebuah ruangan kelas, terlihat sosok seorang gadis yang sedang berdebat dengan
sosok lelaki tampan, ya mereka adalah Hakyo dan Jungkook.
“Yaa.
Apa kau melakukan kecurangan?” Tanya hakyo dengan nada yang sedikit menghentak
“Eoh.
Anio... Aku mengerjakan soal soal ini dengan jujur tanpa ada kecurangan” Jawab
jungkook yang menunjukan kertas hasil tesnya.
“Aish...
Dengan jujur? Yaa... seharusnya aku yang dapat nilai 100 bukan kau. Kenapa
nilaiku di bawah nilaimu?”
“Itu
karena kau tidak belajar”
“Kau...
kenapa kau selalu menjawab pertanyaanku.”
“Setiap
orang yang bertanya itu harus di jawab. Di abaikan itu lebih sakit dibanding
jika kita menjawabnnya”
“Eoh.
Kau... aku... sangat sangat sangat membencimu mengerti... berhentilah bersikap
bijaksana... Aku sungguh membencimu” Ucap hakyo dengan tegas.
“Baiklah.
Kau boleh membenciku.. aku tidak masalah”
#Flashback
“Eoh...
tapi itukan dulu...” Ucap taehyung
“Ah
sudahlah... kajja kita masuk kelas” Ajak jungkook yang merangkul taehyung
Skip~
Jungkook
dan taehyung sudah sampai di kelasnya, Jungkook segera duduk di kursinya begitu
juga dengan taehyung yang duduk di kursinya sendiri.
Hakyo
yang melihat jungkook duduk di kursinya dia hanya terus memperhatikannya. Saat
itu juga jungkook mengambil sepucuk kertas dari saku seragamnya dan memulai
membaca isi pesan itu.
“Waktu
berjalan lebih cepat bukan? Aku akan mengirim empat pesan lagi untukmu. Dan
saat hari itu kau akan tau siapa aku sebenarnya. Aku sangat mengenalmu dengan
dalam. Dan kau bisa menebaknya”
“Nugu?”
Gumam jungkook yang terdengar oleh hakyo dan membuatnya terkejut saat jungkook
merespons kembali pesannya.
“Itu
aku jeon jung kook” Gumam hakyo pelan sambil tersenyum ke arah jungkook.
Dan saat itu taehyung melihat tingkah laku
hakyo kembali yang sedang memperhatikan jungkook.
“Yaa.
Lee Ha Kyo!” Panggil taehyung sehingga membuat jungkook dan hakyo terkejut dan
menolehnya secara bersamaan.
“Mwo...
mwoya?” Jawab hakyo
“Apa
kau menyukai teman ku, Jeon Jung Kook?” Tanya taehyung yang membuat hakyo dan
jungkook salah tingkah.
“Eoh.
Hey... kau barusan bilang apa? Heh... Aku tidak menyukainya” Jawab hakyo yang
berbohong dan membuatnya salah tingkah.
“Kim
Tae Hyung. Apa yang kau katakan?” Ucap jungkook yang juga terkejut
“Aish...
kau mulai berbohong lagi, Lee Ha Kyo..” pekik taehyung yang melihat sinis ke
arah hakyo.
“Sudahlah...
jangan di lanjutkan lagi” Jawab taehyung dan membuat hakyo dan jungkook
mengembalikan badannya menghadap papan tulis.
Skip~
Malam tiba...
Hakyo
berada di kamarnya, terlihat dia sedang duduk di kursi meja belajarnya sambil
menulis di kertas kecil sambil tersenyum senyum sendiri.
“Empat
hari lagi... Aku sungguh tidak sabar... ayolah aku mohon cepatkan sedikit
waktunya” Ucap hakyo yang melihat ke arah kertasnya yang berisikan sebuah
tulisan tangan hakyo.
“Oh iya, kenapa
taehyung bisa tau kalau aku menyukai jungkook? Ah... apa dia memperhatikan
tingkah laku ku? Aish.... bagaimana ini...” Ucapnya yang malu
Skip~
Pagi hari tiba, terlihat hakyo berjalan
santai di lorong lorong sekolahnya menuju loker jungkook. Dia harus berhati
hati dengan taehyung. Hakyo sudah sampai di depan loker jungkook, dengan cepat
dia menaruh kertas itu di dalam loker jungkook dan segera berjalan pergi menuju
kelasnya.
Di
kelasnya, dia hanya duduk di kursinya sambil menyimpan kepalanya di atas meja
yang menoleh ke arah kursi jungkook.
“Semoga
dia membaca isi pesan ku lagi” Gumamnya pelan
Tiba
tiba, di hadapannya sudah ada jungkook yang duduk di kursinya. Hakyo yang
melihatnya segera mengangkat kepalanya dan menoleh ke jungkook dengan wajah
yang begitu bahagia.
Tapi
saat itu, jungkook segera mengeluarkan komiknya bukan surat dari hakyo. Hakyo
yang melihatnya pun terkejut dan bingung.
“Eoh,
Kenapa dia tidak membaca surat itu? Apa jangan jangan dia tidak mengambilnya?”
Gumam hakyo pelan yang terkejut.
“Aish...
ini semua salah taehyung. Jika saja dia tidak mengatakannya waktu itu, pasti
rencana ku berhasil untuk mengungkapkan perasaan ku pada jungkook.” Pekik hakyo
dengan kesal yang memalingkan pandangannya.
Skip~
Dua hari kemudian...
Sudah
dua hari hakyo mengirim surat ke loker jungkook, tapi jungkook hanya
mengabaikan surat hakyo dan dia hanya menyimpan dan tidak pernah membacanya.
Hakyo
begitu sedih, sudah dua hari dia tidak membaca suratnya. Padahal hari ini hari
dimana dia harus mengatakan perasaannya padanya.
Di
loker, terlihat jungkook berdiri di depan lokernya sambil memperhatikan ketiga
surat dari hakyo. Meski dia tidak yakin kalau yang mengirim ini adalah hakyo.
“Apa
benar dia hakyo? AH... sudahlah sebaiknya aku membukannya”
“Jungkook...
dua hari lagi aku akan mengatakan pada mu sesuatu yang membuatmu terkejut. Aku
sungguh tidak sabar mengatakan hal ini padamu nanti”
“Satu
hari lagi... waktu berjalan begitu cepat bukan?? Kau pasti terkejut dengan
ku... besok ku tunggu kau pulang sekolah”
“Hari
ini adalah hari kelima belas aku mengirim pesan untukmu... Hari ini saat pulang
sekolah aku akan menunggumu di taman belakang sekolah... Aku menunggu kehadiran
mu. Jeon Jung Kook”
Jungkook
sudah selesai membaca ketiga isi pesan tersebut. Dia segera memasukan kembali
surat itu ke dalam sakunya dan menutup kembali lokernya. Dia segera berjalan ke
arah kelasnya.
Di
kelas, terlihat hakyo yang terduduk lemas di kursinya sambil menyimpan
kepalanya di atas meja.
“Apa
kah jungkook sudah membaca ketiga pesan ku?” Gumam hakyo pelan yang mempoutkan
bibirnya.
Tak
lama kemudian, sosok jungkook datang ke kelas, Dia segera duduk di kursinya.
Hakyo hanya mengabaikan jungkook dan tidak menoleh sedikit ke arahnya.
Jungkook
segera mengambil komik dari tasnya dan mulai membacanya, tapi saat itu dia
menoleh ke hakyo dengan senyum kecilnya.
“Hari
ini aku harus bertemu dengannya di belakang sekolah” Ucap jungkook yang sedikit
mengeraskan suaranya, sehingga membuat hakyo yang mendengarnya segera
mengangkat kepalanya dan tersenyum bahagia sambil memandang jungkook. Jungkook
hanya melirik sedikit ke arah hakyo dan tersenyum simpul.
“Sudah
ku duga itu kau, Lee Ha Kyo...” Ucap jungkook dalam batinnya sambil tersenyum
bahagia dan berpura pura membaca komik.
Skip~
Pulang sekolah tiba...
Hakyo begitu semangat keluar dari kelasnya
dan berlari melewati lorong lorong sekolahnya menuju taman belakang sekolahnya.
Jungkook yang melihatnya hanya tersenyum simpul melihat tingkah laku hakyo, dan
saat itu juga taehyung melihat tingkah aneh jungkook.
“Yaa.
Kau tersenyum pada hakyo?” Tanya taehyung yang membuat jungkook terkejut.
“Eoh...
Hahaha... apa sangat terlihat. Aku duluan ya” Ucap jungkook yang memutuskan
percakapan mereka berdua dan berjalan pergi meninggalkan kelasnya.
“Ternyata
kau juga menyukai hakyo dari dulu. Maka dari itu kau selalu mengalah pada
hakyo” Gumam taehyung pelan dan segera melanjutkan jalannya meninggalkan
kelasnya sambil tersenyum.
Jungkook
berjalan melewati lorong lorong sekolahnya sambil tersenyum bahagia. Tak perlu
waktu lama, jungkook sudah sampai di taman belakang sekolahnya, dia melihat
sosok hakyo yang berdiri di hadapannya.
“Apa
kau terkejut??” Tanya hakyo yang tersenyum
“Eoh.
Terkejut? Haha tentu tidak... aku sudah tau ini dari awal, tapi aku terus
mengelaknya” Jawab jungkook yang tersenyum dan berjalan menghampiri hakyo.
“Eoh.
Begitukah? Ah... yang satu ini pasti akan membuat mu terkejut” Ucap hakyo yang
berusaha tersenyum ke arah jungkook.
“Jangan
katakan dulu, biar aku yang mengatakannya terlebih dahulu” Pinta jungkook yang
membuat hakyo terkejut.
“Eoh”
“Semenjak
kau bilang bahwa kau membenciku, aku sungguh tidak yakin dengan ucapanmu.
Karena ku pikir kau akan menyukaiku. Dan semenjak itulah, aku mulai... aku mulai
menyukaimu” Jelas jungkook yang membuat kedua bola mata hakyo ingin keluar.
“Ah...
Jung... Kook... Apa itu... itu sungguhan?” Tanya hakyo dengan gugup
“Hahaha...
tentu, dan yang akan terkejut adalah kau bukan aku begitu?”
“Jungkook...
aku.... aku juga sangat menyukaimu” Jawab hakyo yang masih tidak percaya dan
terkejut
“Ne.
Itulah yang harus kau katakan padaku... Aku menyukaimu”
“Ne...
Nado Saranghaeyo...” Ucap hakyo yang begitu bahagia dan segera memeluk erat
jungkook begitu juga dengan jungkook yang memeluk hakyo dengan erat.
“Maafkan
jika aku membuatmu menunggu”
“Ne
Gwechanayo jungkook... Hari ini aku sangat bahagia, akhirnya aku bisa memiliki
mu dan bisa berada di sisimu” Jawab hakyo yang masih dalam pelukan jungkook.
“Saranghaeyo”
“Nado”
Hakyo : “Aku pikir jungkook akan menolak
cintaku, karena dulu aku pernah menghentaknya dan bilang bahwa aku sangat
membencinya. Aku sangat bahagia, akhirnya jungkook lelaki tampan, pintar yang
aku sukai juga menyukaiku.. ah bahagianya diriku ini...”
Jungkook : “Aku sudah mengetahuinya dari
awal kalau yang megirim surat itu adalah kau, Lee Ha Kyo. Tapi aku tetap
menyembunyikannya dari kau dan taehyung. Dan hari ini adalah hari yang tepat
untuk mengatakan bahwa aku menyukainya.”
The
End...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar