Senin, 22 Juni 2015

BTS Suga & Jin Fanfiction "I Think I Love You"






Title : I think I Love You
Cast : Min yoon gi, Park Hyo ra (OC), Kim Seok Jin, Lee Hyun Young (OC), Etc
Genre : Romantis, happy, soft, Sad (A Title)
Author : Sandra Tamara
Lenght : Chapter
Art by Kyungie

Happy Reading.
Mian kalau banya Typo^^
--------
                Hari ini adalah hari minggu, sangat tepat untuk melakukan aktivitas seperti jogging, bersantai atau semancamnya. Begitu juga yang dilakukan oleh pasangan ini, ya... mereka adalah Min Yoon Gi aka Suga dan Lee Hyun Young. Mereka berdua sudah berpacaran hampir 2 bulan lamanya. Sekarang mereka sedang duduk di kursi taman yang berada di sebuah taman Yeouido sambil melihat anak kecil yang bermain balon dan semacamnya.
                “Lihat mereka... apa kau menyukai anak kecil?” Tanya hyunyoung yang bersandar pada bahu suga sambil melihat anak kecil yang sedang bermain di hadapannya sekarang.
                “Aku tidak menyukainya” Jawab suga dengan nada cuek
                “Waeyo? Mereka itukan lucu dan bisa membuat kita tertawa” Ucap hyunyoung yang terbangun dari bahu suga dan melihat suga dengan tatapan yang terkejut
                “Aku tidak menyukai mereka karena aku menyukaimu” Jawab suga yang mencubit pipi hyunyoung dengan lembut dan di barengin dengan ketawanya yang geli.
                “Aish... kau ini...” Ucap hyunyoung yang mempoutkan bibirnya
                “Apa kau tak suka?” Tanya suga
                “Hmm... tentu aku suka” Jawab hyunyoung dengan nada malu dihadapan suga. suga hanya tersenyum melihat wajah hyunyoung.

~Beberapa hari kemudian~
                Entah apa yang membuat hyunyoung ingin sekali bertemu dengan suga di banpo bridge, dan itu membuat suga bingung dengan apa yang ingin di bicarakan dengan hyunyoung. Tempat ini adalah tempat dimana suga menyatakan perasaannya kepada hyunyoung. Hyunyoung sudah menunggunya dan tak lama kemudian suga datang dari arah yang berlawanan, dia membawa seikat bunga mawar putih yang sangat cantik.
                “Kenapa kau bawa bunga?” Tanya hyunyoung yang mengerutkan keningnya saat melihat bunga di lengan suga
                “Apa kau tak suka? Baiklah aku akan membuangnya” Jawab suga dengan wajah yang melas dan bunga itu ingin di buang oleh suga tapi hyunyoung menahannya dengan cepat.
                “Eits... tunggu dulu, sini berikan padaku” Pinta hyunyoung, suga dengan senang memberi bunga itu pada hyunyoung.
                “Maafkan aku” Ucap hyunyoung yang serius menatap suga
                “Kenapa harus minta maaf? Seharusnya kau berterima kasih” Tanya suga bingung dengan apa yang diucapkan hyunyoung padanya barusan.
                “Hari ini juga aku akan pergi ke Jerman bersama keluargaku, dan sebaiknya hubungan kita di hentikan saja karena tak lama lagi aku ditunangkan dengan seorang model asal jerman” Jelas hyunyoung yang lancar mengatakan hal itu pada suga sambil menunduk karena dia tidak sanggup menatap suga.
                “Ini... bunga ini akan kuberikan padamu lagi” Lanjut hyunyoung yang mengembalikan bunganya pada suga, dan segera pergi meninggalkan suga untuk selamanya. Sebelum hyunyoung melangkah jauh dari suga, suga bertanya pada hyunyoung apa dia akan kembali lagi kemari. Dan ternyata jawaban hyunyoung adalah tidak tau. Hyunyoung segera melanjutkan langkahnya pergi menjauh dari suga.
                Suga hanya tak percaya dengan apa yang baru saja di katakan pada hyunyoung. Dia tak sanggup lagi dengan kesal dia melemparkan bunga itu jauh jauh darinya sambil meneteskan air matanya, dia berlari pergi menuju mobilnya dan membawa mobil itu dengan kecepatan kencang, dia menyetir sambil menangis. Dengan cepat dia menyingkirkan mobilnya di pinggir jalan dan menangis sejadi jadinya di dalam mobil itu.

~2 Tahun kemudian~
                Dua tahun sudah, sepertinya suga sudah move on dari hyunyoung. Karena setiap hari suga merasa bahagia dan tidak sedih kembali. Hari ini dia berada di meja kantin sambil membaca komik manga dan di sela membacanya dia sempat meminum coffee trendynya. Dia membaca sangat serius,  sehingga tidak sadar kalau kedua temannya sudah berada di hadapannya sekarang. Ya... teman suga adalah Jin dan Jimin. Mereka teman dekat suga sejak kecil. Bahkan mereka tau masalah suga yang sedang di landanya.
                “Yaa. Serius sekali kau membacanya” Ucap jin yang duduk di hadapan suga sambil meminum coffee trendy milik suga.
                “Eoh” Ucap suga yang terkejut “Aish, kalian mengejutkan ku saja” Lanjut suga yang menatap jin & jimin
                “Hey ayo main basket” Ajak jimin yang menunjukan bola basketnya pada suga. suga hanya tersenyum
                “Baiklah ayo... aku lagi bosen sekarang” Jawab suga yang menerima tawaran jimin.
                Suga, jin dan jimin segera pergi kelapangan, saat mereka sedang berjalan menuju lapangan, tanpa sengaja suga melihat sosok gadis yang mempunyai sifat yang sama dengan hyunyoung. Gadis itu sedang mengemut permen dan membaca sebuah komik sambil berjalan melewati suga, jin dan jimin.
                “Eoh dia” Ucap suga yang terkejut dan berhenti melangkah saat dia memperhatikan gadis itu, sehingga membuat jin dan jimin terkejut melihat suga yang berhenti melangkah.
                “Waeyo?” Tanya jin pada suga, suga segera menolah ke jin dan jimin dengan tatapan terkejut
                “Anio. kajja” Ajak suga dan segera berjalan mendahului mereka berdua. Jin dan jimin hanya saling menatap dengan tatapan yang bingung dan berjalan mengikuti suga dari belakang.

~Di kantin~
                Gadis yang baru saja suga lihat tadi, dia sedang berjalan ke arah kantin. Sesampainya di kantin dia segera duduk dimana sebelumnya itu adalah tempat duduk suga membaca komik. Gadis itu bernama Park Hyo Ra. Hyora mempunyai hobbi membaca, entah itu komik, novel atau buku pelajaran yang dia suka. Biasanya dia membaca sambil mengemut permen.
                “Happy ending” Ucap hyora sambil menutup komiknya yang artinya komik itu sudah selesai hyora baca dan menaruh komik itu atas meja kantin.
                “Dimana Hyunhee, katanya ingin ke kantin...” Gumam hyora yang tidak melihat hyunhee berada di kantin itu.
                “Aduh... kenapa lama sekali sih dia... aku ingin ke toilet nih... udah kebelet” Ucap hyora yang menahannya, karena tidak bisa ditahan akhirnya dia putuskan pergi ke toilet dan meninggalkan komiknya di meja kantin itu.
                Tak lama hyora pergi ke toilet, ada seorang gadis yang menghampiri meja kantin yang baru saja hyora tempati. Gadis itu melihat sebuah komik dan segera mengambilnya.
                “Eoh apa ini komiknya?” Ucap gadis itu pada komik yang dia pegang. Gadis itu segera berlari pergi membawa komik milik hyora.
                Tak lama kemudian, hyora datang dan duduk di mejanya kembali, dia tidak sadar kalau komiknya sudah hilang dihadapannya.
                “Duh enak sekali sudah keluar” Ucap hyora sambil mengelus perutnya yang sudah lega. Tak lama kemudian, hyunhee datang dan duduk di hadapan hyora.
                “Mian aku telat, hyora ya” Ucap hyunhee yang terengah engah karena dia habis berlari dari kelas menuju kantin untuk menemui hyora.
                “Apa saja yang kau lakukan sehingga kau telat seperti ini?” Tanya hyora sambil mengemut permen
                “Aku habis mengerjakan PR, semalam aku ketiduran sehingga aku tidak sempat mengerjakaannya” Jawab hyunhee yang masih terengah engah
                “Issh... kau selalu seperti ini... memang setelah istirahat ini pelajaran apa?”
                “Bahasa inggris” Jawab hyunhee yang membuat mata hyora membulat
                “Apa sudah selesai PR nya? Kalau tidak... habislah kau dengan guru Jung” Ucap hyora yang terkejut saat mendengar jawaban dari hyunhee
                “Tenang, Prnya sudah selesai... aku jadi tenang dan santai” Jawab hyunhee sambil cengir kuda dihadapan hyora
                “Baguslah”

~Di lapangan~
                Suga, jin dan jimin sedang bermain basket di lapangan basket. Entah kenapa hari ini suga tidak fokus pada bola, berkali kali kepala dia terkena bola basket dan rasanya sangat sakit. Jin dan jimin yang bingung segera berhenti bermain basket dan menghampiri suga.
                “Kenapa berhenti?” Tanya suga bingung yang melihat kedua temannya datang menghampirinya
                “Kita hentikan saja” Jawab jin yang menatap suga
                “Ne... sepertinya hari ini kau tidak fokus pada bola basket... berkali kali kepala mu terkena bola basket” Timpal jimin yang memegang bola basket
                “Apa yang sedang kau pikirkan?” Tanya jin pada suga. suga hanya memandang jin dengan tatapan yang terkejut.
                “Yang kupikirkan? Tadi... aku bertemu sosok gadis yang mempunyai sifat yang sama dengan hyunyoung” Jawab suga yang menunduk sedih
                “Hey, sebaiknya kau lupakan dia... mungkin dia juga sudah melupakanmu...” Ucap jimin yang menepuk punggung suga
                “Benar kata jimin... kau sudah susah payah move on dari hyunyoung, dan ini sudah 2 tahun lamanya. Sebaiknya kau cari yang baru yang bisa membuat mu bahagia selamanya” Timpal jin yang menepuk punggung suga.
“Kajja” Lanjut jin dan segera pergi bersama jimin. Suga hanya menatap mereka berdua pergi menjauh dan dia segera berjalan untuk menyusulnya.

Ting...ting...ting...
                Bel masuk sudah berbunyi, murid murid dengan cepat berlari masuk kelasnya karena jika telat mereka akan dihukum oleh sang guru. Hyora dan hyunhee yang terkejut mendengar bel segera beranjak pergi dan berlari untuk masuk ke kelas masing masing. Begitu juga dengan suga, jin dan jimin. Mereka bertiga yang mendengarnya segera berlari menuju kelasnya.

~Di kelas hyora~
                Seorang guru sudah datang, saat murid murid di kelas itu sudah pada duduk siap dan sudah menyiapkan bukunya di meja belajarnya.
                “Kita lanjutkan pelajaran kemarin” Pinta guru itu yang memegang sebuah buku dan membuka lembaran selanjutnya. Begitu juga dengan murid murid yang membuka lembaran selanjutnya.

~Di kelas hyunhee~
                Di kelas hyunhee, murid muridnya pada berisik, karena menurut mereka guru Jung hari ini tidak masuk kelas karena dia ada tugas mendadak. Semua murid di kelas hyunhee bersorak riang karena guru jung tidak datang. Tapi, yang mereka pikirkan salah. Ternyata guru jung masuk ke kelas mereka. Wajah murid murid di kelas hyunhee menjadi lemas dan tidak semangat lagi.
                “Maaf ibu telat masuknya. Ayo buka PR kalian, dan maju satu persatu kedepan untuk mengoreksinya” Pinta guru jung sambil membuka lembaran bukunya.

~Di kelas jin, suga dan jimin~
                Di kelas mereka sedang belajar Matematika, hanya kelas merekalah yang paling tenang. Tapi mereka semua tidak terlalu paham dengan pelajaran ini. biasanya jika pelajaran MTK di mulai, sebagian murid murid di kelas ini melakukan kegiatan seperti tidur, membaca komik, dan mendengarkan video dari youtube lewat earphone. Maka dari itu kelas mereka yang paling tenang.
                “Apa kalian mengerti?” Tanya guru itu yang berdiri di depan papan tulis
                “Mengerti guru” Jawab murid murid dengan serentak.

Ting....ting...ting...
                Bel pulang sekolah bunyi, murid murid waktunya pulang kerumah masing masing. Hyora dengan cepat berlari karena dia tidak ingin dijemput oleh ayahnya yang jahat itu. Saat dia berlari tiba tiba saja tangannya ada menahannya berlari, dan ternyata jin yang menahan tangan hyora.
                “Seokjin” Ucap hyora terkejut saat melihat lelaki yang sudah menahannya
                “Apa kau mau kabur lagi dari hadapan ayahmu?” Tanya seokjin, hyora hanya terdiam dan menunduk.
~Di mobil seokjin~
                Hyora masuk kedalam mobil jin, karena jin akan mengantarkannya pulang kerumahnya. Selama di perjalanan, hanya ada keheningan di antara mereka. Akhirnya jin angkat bicara untuk menghentikan keheningan itu.
                “Kenapa kau ingin kabur dari ayahmu?” Tanya jin yang serius menyetir
                “Ini urusan pribadiku... hanya aku seorang yang tau” Jawab hyora yang serius kedepan
                “Hmm... baiklah... mungkin aku akan mengetahuinya nanti” Ucap jin yang membuat hyora terkejut dan menengok kearahnya.

                Saat suga sedang berjalan di koridor sekolahnya, tiba tiba ada salah satu murid yang menghampiri suga. wanita itu membawa komik manga kesukaan suga. gadis itu segera memberinya komik itu, dengan senang suga mengambilnya. Gadis itu segera pergi berlari meninggalkan suga.
                “Biasalah fans” Gumam suga yang melihat komik yang diberikan gadis itu.
                “Komik jepang?” Ucap suga yang mengerutkan keningnya saat melihat judul komiknya, dia segera memasukan komik itu kedalam tasnya dan beranjak pergi.

                Saat hyunhee ingin keluar kelasnya, tiba tiba ada seorang namja yang mengejutnya hyunhee. Ya lelaki itu adalah jimin kekasih hyunhee. Mereka sudah berpacaran selama dua bulan dan sekarang jalan ke tiga bulan.
                “Kajja” Ajak jimin dan menarik tangan hyunhee untuk pulang bersama.

                Hyora dan Jin sudah sampai di depan rumah hyora yang mewah itu. Hyora segera turun dan melambaikan tangannya sebelum mobil jin pergi. Mobil jin sudah menghilang dari hadapan hyora. Hyora segera masuk ke rumah dan berjalan menuju kamarnya.
                Sesampai dikamarnya, dia segera melemparkan tasnya sembarangan dan beranjak ke ranjangnya yang empuk itu untuk membaringkan badannya. Hyora memandang langit kamarnya dan segera perlahan lahan mata hyora tertutup untuk tidur siang.

~Skip~
                Malam tiba, hyora sudah bangun dari tidur siangnya yang nyenyak itu. Dia sedang berada di meja belajarnya sambil menyusun buku untuk dibawa besok. Saat dia mengeluarkan isi tasnya, dia tidak melihat komik manga nya yang baru saja selesai dia baca.
                “Eoh dimana komiknya?” Ucap hyora yang terkejut saat melihat isi tasnya yang tidak ada komiknya.
                “Bagaimana jika hilang? Ah... itukan punya oppa... aku takut nanti oppa marah padaku kalau komiknya hilang...” Gumam hyora yang panik karena dia pikir komiknya hilang, dia segera mencari komik itu di kolong kasur, kolong lemari dan lain lain. Tapi tetap saja tidak ketemu.
                “Oh iya, oppa kapan pulangnya ya? Semoga dia masih lama di tokyo apa...” Ucap hyora yang memohon supaya oppa nya masih lama di tokyo, karena sebelum dia pulang ke seoul, hyora harus mencari komik itu atau membelinya di toko buku yang menjual komik itu.

                Di balkon kamar suga. dia sedang duduk sambil membaca komik yang baru saja di kasih oleh fansnya. Dia membaca sangat serius sekali, di sela sela membacanya dia sempat meminum teh yang berada di mejanya.
                “Cerita yang menarik” Ucap suga yang menutup komiknya dan menaruhnya di atas meja. Dia segera mengambil teh nya untuk diminum. Tapi... dia masih ingat dengan gadis yang mempunyai sifat yang sama dengan hyunyoung.
                “Siapa dia? Kenapa dia mempunyai sifat yang sama dengan hyunyoung?” Gumam suga pelan yang masih bertanya tanya
                “Apa dia adik hyunyoung??” Tanya suga yang tidak yakin karena dia masih ragu kalau dia adalah adik hyunyoung, karena hyunyoung tidak pernah memberi taunya kalau dia mempunyai seorang adik.

Sikp....
                Esok pagi tiba, hyora sedang berada di lapangan sambil bermain bola basket sendirian. Hyora memang mempunyai kebiasaan yang aneh, saat dia sedang sedih, ada masalah atau dia sedang kehilangan sesuatu dan benda itu tidak ketemu dia pasti akan bermain basket untuk menghilangkan rasa stresnya itu. Saat hyora mendriblling bola basketnya tiba tiba ada seorang namja yang merebut bola basket dari tangan hyora. Lelaki itu segera mendribbling kembali dan memasukan ke ranjang. Hyora pun terkejut saat ada seorang lelaki yang mengambil bola basketnya.
                “Siapa kau?” Tanya hyora pada lelaki itu yang sedang mendribbling bola basket itu.
                “Kenalkan aku Min Yoon Gi... kau bisa panggil aku suga” Jawab suga sambil mendribbling bolanya dan memasukannya ke ranjang.
                “Berikan bolanya” Pinta hyora pada suga yang menjulurkan tangannya.
                “Memberikan padamu... ini permainan bukan? Seharusnya kau merebutnya dari tangan ku” Ucap suga sambil mendribbling bola basketnya. Hyora segera menghampiri suga untuk mengambil bola basketnya tapi tidak bisa. Dan akhirnya mereka berdua asik bermain basket sampai baju mereka basah kuyup karena keringat.

~Skip~
                Mereka sudah selesai bermain basketnya, mereka berdua duduk di tengah tengah lapangan karena mereka sedang kecapean. Hyora dan suga tari nafas dalam dalam dan mengeluarkannya dari mulutnya.
                “Kelas berapa kau?” Tanya hyora yang melihat suga
                “Aku? Aku seumuran dengan jin dan jimin... bahkan aku satu kelas dengan mereka” Jawab suga santai
                “Ternyata kau hebat bermain basket ya” Ucap hyora yang melihat kedepan
                “Hahaha itulah aku... kau juga sangat hebat. Aku baru tau ada sosok gadis yang hobinya bermain basket” Ucap suga yang melihat hyora
                “Aku bermian basket jika aku sedang sedih atau sedang stress” Jawab hyora yang menatap suga
                “Apa kau sedang sedih? Atau stress?” Tanya suga pada hyora yang menatap mata hyora dengan dalam
                “Aku sedang stress, komik ku hilang, komik itu sangat langkah untuk di dapatkannya... jika komik itu benar benar hilang habislah aku” Ucap hyora yang mengeluarkan nafasnya dari mulutnya.
                “Komik?” Tanya suga yang terkejut saat mendengar ucapan hyora.
                “Sudahlah... aku ganti baju dulu, bye” Ucap hyora dan segera pergi meninggalkan suga sendirian di lapangan, suga hanya melihat hyora berjalan jauh darinya.

                Di loker, hyora sedang mengambil baju gantinya yang berada di loker, tiba tiba sosok pria yang menghampiri hyora, ya... dia adalah jin. Jin berdiri di belakang hyora, dan saat hyora membalikan badannya dia terkejut saat melihat jin sudah berada di hadapannya.
                “Issssh.... Kau mengejutkan ku saja” Ucap hyora yang terkejut
                “Isssh.... kau bau keringat” Ucap jin yang menutup hidungnya
                “Kau meledekku hah? Emang iya aku bau keringat... kenapa?” Ucap hyora mendekatkan tubuhnya dengan jin
                “Cepat sana ganti baju dulu... aku tunggu di kantin. Ok?” Pinta jin, jin segera pergi meninggalkan hyora. Begitu juga dengan hyora yang segera berjalan menuju kamar kecil.

~Skip~
                Hyora sudah selesai mengganti baju. Dia berjalan menuju meja jin yang berada di kantin. Saat itu ada suga yang melihat hyora berjalan menuju kantin. Tapi saat suga ingin menghampirinya, hyora segera duduk di hadapan jin. Dan membuat langkah suga terhenti dan memandang mereka berdua.
                “Apa mereka saling kenal sebelumnya?” Gumam suga pelan yang melihat hyora dan jin. Tapi dia abaikan dan dia segera pergi ke suatu tempat untuk membaca komiknya.
                “Minumlah selagi masih gratis” Pinta jin yang memberikan coffee ice ke hyora
                “Gomawo” Jawab hyora dan segera meminum coffee ice yang diberikan jin.
                “Oh iya, kau melihat hyunhee?” Tanya hyora pada jin setelah meminum coffee ice itu
                “Anio. Mungkin dia sedang bersama jimin” Jawab jin dengan santai
                “Oh begitu ya... ya sudah aku tinggal ya... aku ingin mencari angin...” Ucap hyora dan segera pergi meninggalkan jin
                “Apa kau tak merasakan apa apa park hyo ra?” Tanya jin yang pelan yang melihat hyora pergi menjauh darinya
                Di atap, suga sedang membaca komik yang semalam, dia sudah membaca beberapa lembar, karena di atap angin nya sejuk sehingga membuat suga mengantuk, akhirnya suga memutuskan untuk tidur di kursi taman yang berada di atap. Wajahnya di tutupi oleh komik itu.
                Beberapa menit kemudian, hyora datang keatap, dia segera berlari ke pinggir atap untuk menikmati anginnya yang segar dan sejuk ini dan merentangkan tangannya dan menghirup dalam dalam angin yang masuk ke hidungnya dan mengeluarkannya dari mulut
                “Segarnya” Gumam hyora pelan sambil menikmati anginnya yang sejuk.
                Saat dia membalikan badannya, tiba tiba dia melihat sosok lelaki yang sedang tertidur di kursi taman. Wajah lelaki itu di tutupi oleh komik yang baru saja dia baca. Hyora terkejut saat melihat komik itu.
                “Eoh komikku” Ucap hyora yang mengambil komik itu dari wajah lelaki itu, dan membuat lelaki itu terbangun dair tidurnya
                “Suga” Ucap hyora yang terkejut saat suga terbangun dari tidurnya, suga segera duduk dan melihat hyora sudah berada di hadapannya.
                “Kau... hey kembalikan komikku” Pinta suga yang melihat komiknya di pegang oleh hyora
                “Eoh, kau mengaku ini komikmu? Hey... ini komik ku... ini komikku yang hilang” Jawab hyora sambil menunjukan komiknya
                “Mwo! Tapi... kemarin salah satu murid di sekolah ini memberikan aku komik itu. Apa jangan jangan gadis itu menculik punyamu?” Tanya suga yang bingung
                “Ah sudahlah, aku tidak peduli. Yang penting komik ku sudah ketemu... ini semua berkat mu. Min yoon gi” Ucap hyora yang tersenyum dan segera melengkang pergi tapi tangannya di tahan oleh suga.
                “Ada apa lagi? Ah aku lupa bilang... gomawo ya...” Ucap hyora yang tersenyum ke arah suga. suga yang melihat senyuman hyora, dia segera mengingat kejadian yang sama dilakukan oleh hyunyoung saat mereka masih berpacaran dengan hyunyoung.

                #Flashback
                Hyunyoung sedang duduk di sebelah suga sambil memegang dan mencium aroma bunga yang diberikan oleh suga. suga hanya memandangnya kedepan. Tiba tiba saja dia ingat bahwa dia sedang ada janji dengan seorang temannya.
                “Eoh, suga ya... aku harus segera pergi. Bye..” Ucap hyunyoung dan segera pergi tapi tangannya ditahan oleh suga
                “Ada apa lagi? Ah aku lupa bilang... gomawo ya suga..” Ucap hyunyoung yang di barengin dengan senyuman di wajahnya.
                #Flashback

                “Anio. Hmm... cheonma...” Ucap suga yang salah tingkah dan segera melepaskan genggamannya. Hyora segera pergi meninggalkan suga sendirian di atap sekolahnya.
                “Senyumannya... sangat mirip dengan hyunyoung, apa dia hyunyoung atau .... dia adalah adik hyunyoung?” Ucap suga yang masih penasaran dengan gadis itu, meski dia sudah tau nama gadis itu adalah hyora bukan hyunyoung.

~ TBC~

Tidak ada komentar: