Title
: I think I Love You
Cast
: Min yoon gi, Park Hyo ra (OC), Kim Seok Jin, Lee Hyun Young (OC), Etc
Genre
: Romantis, happy, soft, Sad (A Title)
Author
: Sandra Tamara
Lenght
: Chapter
Art
by Kyungie
Happy
Reading.
Mian
kalau banya Typo^^
--------
Hari ini adalah hari minggu,
sangat tepat untuk melakukan aktivitas seperti jogging, bersantai atau
semancamnya. Begitu juga yang dilakukan oleh pasangan ini, ya... mereka adalah
Min Yoon Gi aka Suga dan Lee Hyun Young. Mereka berdua sudah berpacaran hampir
2 bulan lamanya. Sekarang mereka sedang duduk di kursi taman yang berada di
sebuah taman Yeouido sambil melihat anak kecil yang bermain
balon dan semacamnya.
“Lihat mereka... apa kau
menyukai anak kecil?” Tanya hyunyoung yang bersandar pada bahu suga sambil
melihat anak kecil yang sedang bermain di hadapannya sekarang.
“Aku tidak menyukainya” Jawab
suga dengan nada cuek
“Waeyo? Mereka itukan lucu dan
bisa membuat kita tertawa” Ucap hyunyoung yang terbangun dari bahu suga dan melihat
suga dengan tatapan yang terkejut
“Aku tidak menyukai mereka
karena aku menyukaimu” Jawab suga yang mencubit pipi hyunyoung dengan lembut
dan di barengin dengan ketawanya yang geli.
“Aish... kau ini...” Ucap
hyunyoung yang mempoutkan bibirnya
“Apa kau tak suka?” Tanya suga
“Hmm... tentu aku suka” Jawab
hyunyoung dengan nada malu dihadapan suga. suga hanya tersenyum melihat wajah
hyunyoung.
~Beberapa
hari kemudian~
Entah apa yang membuat hyunyoung
ingin sekali bertemu dengan suga di banpo bridge, dan itu membuat suga bingung
dengan apa yang ingin di bicarakan dengan hyunyoung. Tempat ini adalah tempat
dimana suga menyatakan perasaannya kepada hyunyoung. Hyunyoung sudah
menunggunya dan tak lama kemudian suga datang dari arah yang berlawanan, dia
membawa seikat bunga mawar putih yang sangat cantik.
“Kenapa kau bawa bunga?” Tanya
hyunyoung yang mengerutkan keningnya saat melihat bunga di lengan suga
“Apa kau tak suka? Baiklah aku
akan membuangnya” Jawab suga dengan wajah yang melas dan bunga itu ingin di
buang oleh suga tapi hyunyoung menahannya dengan cepat.
“Eits... tunggu dulu, sini
berikan padaku” Pinta hyunyoung, suga dengan senang memberi bunga itu pada
hyunyoung.
“Maafkan aku” Ucap hyunyoung
yang serius menatap suga
“Kenapa harus minta maaf?
Seharusnya kau berterima kasih” Tanya suga bingung dengan apa yang diucapkan
hyunyoung padanya barusan.
“Hari ini juga aku akan pergi ke
Jerman bersama keluargaku, dan sebaiknya hubungan kita di hentikan saja karena
tak lama lagi aku ditunangkan dengan seorang model asal jerman” Jelas hyunyoung
yang lancar mengatakan hal itu pada suga sambil menunduk karena dia tidak
sanggup menatap suga.
“Ini... bunga ini akan kuberikan
padamu lagi” Lanjut hyunyoung yang mengembalikan bunganya pada suga, dan segera
pergi meninggalkan suga untuk selamanya. Sebelum hyunyoung melangkah jauh dari
suga, suga bertanya pada hyunyoung apa dia akan kembali lagi kemari. Dan
ternyata jawaban hyunyoung adalah tidak tau. Hyunyoung segera melanjutkan
langkahnya pergi menjauh dari suga.
Suga hanya tak percaya dengan
apa yang baru saja di katakan pada hyunyoung. Dia tak sanggup lagi dengan kesal
dia melemparkan bunga itu jauh jauh darinya sambil meneteskan air matanya, dia
berlari pergi menuju mobilnya dan membawa mobil itu dengan kecepatan kencang,
dia menyetir sambil menangis. Dengan cepat dia menyingkirkan mobilnya di
pinggir jalan dan menangis sejadi jadinya di dalam mobil itu.
~2
Tahun kemudian~
Dua tahun sudah, sepertinya suga
sudah move on dari hyunyoung. Karena setiap hari suga merasa bahagia dan tidak
sedih kembali. Hari ini dia berada di meja kantin sambil membaca komik manga
dan di sela membacanya dia sempat meminum coffee trendynya. Dia membaca sangat
serius, sehingga tidak sadar kalau kedua
temannya sudah berada di hadapannya sekarang. Ya... teman suga adalah Jin dan
Jimin. Mereka teman dekat suga sejak kecil. Bahkan mereka tau masalah suga yang
sedang di landanya.
“Yaa. Serius sekali kau
membacanya” Ucap jin yang duduk di hadapan suga sambil meminum coffee trendy
milik suga.
“Eoh” Ucap suga yang terkejut
“Aish, kalian mengejutkan ku saja” Lanjut suga yang menatap jin & jimin
“Hey ayo main basket” Ajak jimin
yang menunjukan bola basketnya pada suga. suga hanya tersenyum
“Baiklah ayo... aku lagi bosen
sekarang” Jawab suga yang menerima tawaran jimin.
Suga, jin dan jimin segera pergi
kelapangan, saat mereka sedang berjalan menuju lapangan, tanpa sengaja suga
melihat sosok gadis yang mempunyai sifat yang sama dengan hyunyoung. Gadis itu
sedang mengemut permen dan membaca sebuah komik sambil berjalan melewati suga,
jin dan jimin.
“Eoh dia” Ucap suga yang
terkejut dan berhenti melangkah saat dia memperhatikan gadis itu, sehingga
membuat jin dan jimin terkejut melihat suga yang berhenti melangkah.
“Waeyo?” Tanya jin pada suga,
suga segera menolah ke jin dan jimin dengan tatapan terkejut
“Anio. kajja” Ajak suga dan
segera berjalan mendahului mereka berdua. Jin dan jimin hanya saling menatap
dengan tatapan yang bingung dan berjalan mengikuti suga dari belakang.
~Di
kantin~
Gadis yang baru saja suga lihat
tadi, dia sedang berjalan ke arah kantin. Sesampainya di kantin dia segera
duduk dimana sebelumnya itu adalah tempat duduk suga membaca komik. Gadis itu
bernama Park Hyo Ra. Hyora mempunyai hobbi membaca, entah itu komik, novel atau
buku pelajaran yang dia suka. Biasanya dia membaca sambil mengemut permen.
“Happy ending” Ucap hyora sambil
menutup komiknya yang artinya komik itu sudah selesai hyora baca dan menaruh
komik itu atas meja kantin.
“Dimana Hyunhee, katanya ingin
ke kantin...” Gumam hyora yang tidak melihat hyunhee berada di kantin itu.
“Aduh... kenapa lama sekali sih
dia... aku ingin ke toilet nih... udah kebelet” Ucap hyora yang menahannya,
karena tidak bisa ditahan akhirnya dia putuskan pergi ke toilet dan
meninggalkan komiknya di meja kantin itu.
Tak lama hyora pergi ke toilet,
ada seorang gadis yang menghampiri meja kantin yang baru saja hyora tempati.
Gadis itu melihat sebuah komik dan segera mengambilnya.
“Eoh apa ini komiknya?” Ucap
gadis itu pada komik yang dia pegang. Gadis itu segera berlari pergi membawa
komik milik hyora.
Tak lama kemudian, hyora datang
dan duduk di mejanya kembali, dia tidak sadar kalau komiknya sudah hilang
dihadapannya.
“Duh enak sekali sudah keluar”
Ucap hyora sambil mengelus perutnya yang sudah lega. Tak lama kemudian, hyunhee
datang dan duduk di hadapan hyora.
“Mian aku telat, hyora ya” Ucap
hyunhee yang terengah engah karena dia habis berlari dari kelas menuju kantin
untuk menemui hyora.
“Apa saja yang kau lakukan
sehingga kau telat seperti ini?” Tanya hyora sambil mengemut permen
“Aku habis mengerjakan PR,
semalam aku ketiduran sehingga aku tidak sempat mengerjakaannya” Jawab hyunhee
yang masih terengah engah
“Issh... kau selalu seperti
ini... memang setelah istirahat ini pelajaran apa?”
“Bahasa inggris” Jawab hyunhee
yang membuat mata hyora membulat
“Apa sudah selesai PR nya? Kalau
tidak... habislah kau dengan guru Jung” Ucap hyora yang terkejut saat mendengar
jawaban dari hyunhee
“Tenang, Prnya sudah selesai...
aku jadi tenang dan santai” Jawab hyunhee sambil cengir kuda dihadapan hyora
“Baguslah”
~Di
lapangan~
Suga, jin dan jimin sedang
bermain basket di lapangan basket. Entah kenapa hari ini suga tidak fokus pada
bola, berkali kali kepala dia terkena bola basket dan rasanya sangat sakit. Jin
dan jimin yang bingung segera berhenti bermain basket dan menghampiri suga.
“Kenapa berhenti?” Tanya suga
bingung yang melihat kedua temannya datang menghampirinya
“Kita hentikan saja” Jawab jin
yang menatap suga
“Ne... sepertinya hari ini kau
tidak fokus pada bola basket... berkali kali kepala mu terkena bola basket”
Timpal jimin yang memegang bola basket
“Apa yang sedang kau pikirkan?”
Tanya jin pada suga. suga hanya memandang jin dengan tatapan yang terkejut.
“Yang kupikirkan? Tadi... aku
bertemu sosok gadis yang mempunyai sifat yang sama dengan hyunyoung” Jawab suga
yang menunduk sedih
“Hey, sebaiknya kau lupakan
dia... mungkin dia juga sudah melupakanmu...” Ucap jimin yang menepuk punggung
suga
“Benar kata jimin... kau sudah
susah payah move on dari hyunyoung, dan ini sudah 2 tahun lamanya. Sebaiknya
kau cari yang baru yang bisa membuat mu bahagia selamanya” Timpal jin yang
menepuk punggung suga.
“Kajja” Lanjut jin dan segera pergi bersama
jimin. Suga hanya menatap mereka berdua pergi menjauh dan dia segera berjalan
untuk menyusulnya.
Ting...ting...ting...
Bel masuk sudah berbunyi, murid
murid dengan cepat berlari masuk kelasnya karena jika telat mereka akan dihukum
oleh sang guru. Hyora dan hyunhee yang terkejut mendengar bel segera beranjak
pergi dan berlari untuk masuk ke kelas masing masing. Begitu juga dengan suga,
jin dan jimin. Mereka bertiga yang mendengarnya segera berlari menuju kelasnya.
~Di
kelas hyora~
Seorang guru sudah datang, saat
murid murid di kelas itu sudah pada duduk siap dan sudah menyiapkan bukunya di
meja belajarnya.
“Kita lanjutkan pelajaran
kemarin” Pinta guru itu yang memegang sebuah buku dan membuka lembaran
selanjutnya. Begitu juga dengan murid murid yang membuka lembaran selanjutnya.
~Di
kelas hyunhee~
Di kelas hyunhee, murid muridnya
pada berisik, karena menurut mereka guru Jung hari ini tidak masuk kelas karena
dia ada tugas mendadak. Semua murid di kelas hyunhee bersorak riang karena guru
jung tidak datang. Tapi, yang mereka pikirkan salah. Ternyata guru jung masuk
ke kelas mereka. Wajah murid murid di kelas hyunhee menjadi lemas dan tidak
semangat lagi.
“Maaf ibu telat masuknya. Ayo
buka PR kalian, dan maju satu persatu kedepan untuk mengoreksinya” Pinta guru
jung sambil membuka lembaran bukunya.
~Di
kelas jin, suga dan jimin~
Di kelas mereka sedang belajar
Matematika, hanya kelas merekalah yang paling tenang. Tapi mereka semua tidak
terlalu paham dengan pelajaran ini. biasanya jika pelajaran MTK di mulai,
sebagian murid murid di kelas ini melakukan kegiatan seperti tidur, membaca
komik, dan mendengarkan video dari youtube lewat earphone. Maka dari itu kelas
mereka yang paling tenang.
“Apa kalian mengerti?” Tanya
guru itu yang berdiri di depan papan tulis
“Mengerti guru” Jawab murid
murid dengan serentak.
Ting....ting...ting...
Bel pulang sekolah bunyi, murid
murid waktunya pulang kerumah masing masing. Hyora dengan cepat berlari karena
dia tidak ingin dijemput oleh ayahnya yang jahat itu. Saat dia berlari tiba
tiba saja tangannya ada menahannya berlari, dan ternyata jin yang menahan tangan
hyora.
“Seokjin” Ucap hyora terkejut
saat melihat lelaki yang sudah menahannya
“Apa kau mau kabur lagi dari
hadapan ayahmu?” Tanya seokjin, hyora hanya terdiam dan menunduk.
~Di
mobil seokjin~
Hyora masuk kedalam mobil jin,
karena jin akan mengantarkannya pulang kerumahnya. Selama di perjalanan, hanya
ada keheningan di antara mereka. Akhirnya jin angkat bicara untuk menghentikan
keheningan itu.
“Kenapa kau ingin kabur dari
ayahmu?” Tanya jin yang serius menyetir
“Ini urusan pribadiku... hanya
aku seorang yang tau” Jawab hyora yang serius kedepan
“Hmm... baiklah... mungkin aku
akan mengetahuinya nanti” Ucap jin yang membuat hyora terkejut dan menengok
kearahnya.
Saat suga sedang berjalan di
koridor sekolahnya, tiba tiba ada salah satu murid yang menghampiri suga.
wanita itu membawa komik manga kesukaan suga. gadis itu segera memberinya komik
itu, dengan senang suga mengambilnya. Gadis itu segera pergi berlari
meninggalkan suga.
“Biasalah fans” Gumam suga yang
melihat komik yang diberikan gadis itu.
“Komik jepang?” Ucap suga yang mengerutkan
keningnya saat melihat judul komiknya, dia segera memasukan komik itu kedalam
tasnya dan beranjak pergi.
Saat hyunhee ingin keluar
kelasnya, tiba tiba ada seorang namja yang mengejutnya hyunhee. Ya lelaki itu adalah
jimin kekasih hyunhee. Mereka sudah berpacaran selama dua bulan dan sekarang
jalan ke tiga bulan.
“Kajja” Ajak jimin dan menarik
tangan hyunhee untuk pulang bersama.
Hyora dan Jin sudah sampai di
depan rumah hyora yang mewah itu. Hyora segera turun dan melambaikan tangannya
sebelum mobil jin pergi. Mobil jin sudah menghilang dari hadapan hyora. Hyora
segera masuk ke rumah dan berjalan menuju kamarnya.
Sesampai dikamarnya, dia segera
melemparkan tasnya sembarangan dan beranjak ke ranjangnya yang empuk itu untuk
membaringkan badannya. Hyora memandang langit kamarnya dan segera perlahan
lahan mata hyora tertutup untuk tidur siang.
~Skip~
Malam tiba, hyora sudah bangun
dari tidur siangnya yang nyenyak itu. Dia sedang berada di meja belajarnya
sambil menyusun buku untuk dibawa besok. Saat dia mengeluarkan isi tasnya, dia
tidak melihat komik manga nya yang baru saja selesai dia baca.
“Eoh dimana komiknya?” Ucap
hyora yang terkejut saat melihat isi tasnya yang tidak ada komiknya.
“Bagaimana jika hilang? Ah...
itukan punya oppa... aku takut nanti oppa marah padaku kalau komiknya
hilang...” Gumam hyora yang panik karena dia pikir komiknya hilang, dia segera
mencari komik itu di kolong kasur, kolong lemari dan lain lain. Tapi tetap saja
tidak ketemu.
“Oh iya, oppa kapan pulangnya
ya? Semoga dia masih lama di tokyo apa...” Ucap hyora yang memohon supaya oppa
nya masih lama di tokyo, karena sebelum dia pulang ke seoul, hyora harus
mencari komik itu atau membelinya di toko buku yang menjual komik itu.
Di balkon kamar suga. dia sedang
duduk sambil membaca komik yang baru saja di kasih oleh fansnya. Dia membaca
sangat serius sekali, di sela sela membacanya dia sempat meminum teh yang
berada di mejanya.
“Cerita yang menarik” Ucap suga
yang menutup komiknya dan menaruhnya di atas meja. Dia segera mengambil teh nya
untuk diminum. Tapi... dia masih ingat dengan gadis yang mempunyai sifat yang
sama dengan hyunyoung.
“Siapa dia? Kenapa dia mempunyai
sifat yang sama dengan hyunyoung?” Gumam suga pelan yang masih bertanya tanya
“Apa dia adik hyunyoung??” Tanya
suga yang tidak yakin karena dia masih ragu kalau dia adalah adik hyunyoung,
karena hyunyoung tidak pernah memberi taunya kalau dia mempunyai seorang adik.
Sikp....
Esok pagi tiba, hyora sedang
berada di lapangan sambil bermain bola basket sendirian. Hyora memang mempunyai
kebiasaan yang aneh, saat dia sedang sedih, ada masalah atau dia sedang
kehilangan sesuatu dan benda itu tidak ketemu dia pasti akan bermain basket
untuk menghilangkan rasa stresnya itu. Saat hyora mendriblling bola basketnya
tiba tiba ada seorang namja yang merebut bola basket dari tangan hyora. Lelaki
itu segera mendribbling kembali dan memasukan ke ranjang. Hyora pun terkejut
saat ada seorang lelaki yang mengambil bola basketnya.
“Siapa kau?” Tanya hyora pada
lelaki itu yang sedang mendribbling bola basket itu.
“Kenalkan aku Min Yoon Gi... kau
bisa panggil aku suga” Jawab suga sambil mendribbling bolanya dan memasukannya
ke ranjang.
“Berikan bolanya” Pinta hyora
pada suga yang menjulurkan tangannya.
“Memberikan padamu... ini
permainan bukan? Seharusnya kau merebutnya dari tangan ku” Ucap suga sambil
mendribbling bola basketnya. Hyora segera menghampiri suga untuk mengambil bola
basketnya tapi tidak bisa. Dan akhirnya mereka berdua asik bermain basket
sampai baju mereka basah kuyup karena keringat.
~Skip~
Mereka sudah selesai bermain
basketnya, mereka berdua duduk di tengah tengah lapangan karena mereka sedang
kecapean. Hyora dan suga tari nafas dalam dalam dan mengeluarkannya dari mulutnya.
“Kelas berapa kau?” Tanya hyora
yang melihat suga
“Aku? Aku seumuran dengan jin
dan jimin... bahkan aku satu kelas dengan mereka” Jawab suga santai
“Ternyata kau hebat bermain
basket ya” Ucap hyora yang melihat kedepan
“Hahaha itulah aku... kau juga
sangat hebat. Aku baru tau ada sosok gadis yang hobinya bermain basket” Ucap
suga yang melihat hyora
“Aku bermian basket jika aku
sedang sedih atau sedang stress” Jawab hyora yang menatap suga
“Apa kau sedang sedih? Atau
stress?” Tanya suga pada hyora yang menatap mata hyora dengan dalam
“Aku sedang stress, komik ku
hilang, komik itu sangat langkah untuk di dapatkannya... jika komik itu benar
benar hilang habislah aku” Ucap hyora yang mengeluarkan nafasnya dari mulutnya.
“Komik?” Tanya suga yang
terkejut saat mendengar ucapan hyora.
“Sudahlah... aku ganti baju
dulu, bye” Ucap hyora dan segera pergi meninggalkan suga sendirian di lapangan,
suga hanya melihat hyora berjalan jauh darinya.
Di loker, hyora sedang mengambil
baju gantinya yang berada di loker, tiba tiba sosok pria yang menghampiri
hyora, ya... dia adalah jin. Jin berdiri di belakang hyora, dan saat hyora
membalikan badannya dia terkejut saat melihat jin sudah berada di hadapannya.
“Issssh.... Kau mengejutkan ku
saja” Ucap hyora yang terkejut
“Isssh.... kau bau keringat”
Ucap jin yang menutup hidungnya
“Kau meledekku hah? Emang iya
aku bau keringat... kenapa?” Ucap hyora mendekatkan tubuhnya dengan jin
“Cepat sana ganti baju dulu...
aku tunggu di kantin. Ok?” Pinta jin, jin segera pergi meninggalkan hyora.
Begitu juga dengan hyora yang segera berjalan menuju kamar kecil.
~Skip~
Hyora sudah selesai mengganti
baju. Dia berjalan menuju meja jin yang berada di kantin. Saat itu ada suga
yang melihat hyora berjalan menuju kantin. Tapi saat suga ingin menghampirinya,
hyora segera duduk di hadapan jin. Dan membuat langkah suga terhenti dan
memandang mereka berdua.
“Apa mereka saling kenal
sebelumnya?” Gumam suga pelan yang melihat hyora dan jin. Tapi dia abaikan dan
dia segera pergi ke suatu tempat untuk membaca komiknya.
“Minumlah selagi masih gratis”
Pinta jin yang memberikan coffee ice ke hyora
“Gomawo” Jawab hyora dan segera
meminum coffee ice yang diberikan jin.
“Oh iya, kau melihat hyunhee?”
Tanya hyora pada jin setelah meminum coffee ice itu
“Anio. Mungkin dia sedang
bersama jimin” Jawab jin dengan santai
“Oh begitu ya... ya sudah aku
tinggal ya... aku ingin mencari angin...” Ucap hyora dan segera pergi
meninggalkan jin
“Apa kau tak merasakan apa apa
park hyo ra?” Tanya jin yang pelan yang melihat hyora pergi menjauh darinya
Di atap, suga sedang membaca
komik yang semalam, dia sudah membaca beberapa lembar, karena di atap angin nya
sejuk sehingga membuat suga mengantuk, akhirnya suga memutuskan untuk tidur di
kursi taman yang berada di atap. Wajahnya di tutupi oleh komik itu.
Beberapa menit kemudian, hyora
datang keatap, dia segera berlari ke pinggir atap untuk menikmati anginnya yang
segar dan sejuk ini dan merentangkan tangannya dan menghirup dalam dalam angin
yang masuk ke hidungnya dan mengeluarkannya dari mulut
“Segarnya” Gumam hyora pelan
sambil menikmati anginnya yang sejuk.
Saat dia membalikan badannya,
tiba tiba dia melihat sosok lelaki yang sedang tertidur di kursi taman. Wajah
lelaki itu di tutupi oleh komik yang baru saja dia baca. Hyora terkejut saat
melihat komik itu.
“Eoh komikku” Ucap hyora yang
mengambil komik itu dari wajah lelaki itu, dan membuat lelaki itu terbangun
dair tidurnya
“Suga” Ucap hyora yang terkejut
saat suga terbangun dari tidurnya, suga segera duduk dan melihat hyora sudah
berada di hadapannya.
“Kau... hey kembalikan komikku”
Pinta suga yang melihat komiknya di pegang oleh hyora
“Eoh, kau mengaku ini komikmu?
Hey... ini komik ku... ini komikku yang hilang” Jawab hyora sambil menunjukan
komiknya
“Mwo! Tapi... kemarin salah satu
murid di sekolah ini memberikan aku komik itu. Apa jangan jangan gadis itu
menculik punyamu?” Tanya suga yang bingung
“Ah sudahlah, aku tidak peduli.
Yang penting komik ku sudah ketemu... ini semua berkat mu. Min yoon gi” Ucap
hyora yang tersenyum dan segera melengkang pergi tapi tangannya di tahan oleh
suga.
“Ada apa lagi? Ah aku lupa
bilang... gomawo ya...” Ucap hyora yang tersenyum ke arah suga. suga yang
melihat senyuman hyora, dia segera mengingat kejadian yang sama dilakukan oleh
hyunyoung saat mereka masih berpacaran dengan hyunyoung.
#Flashback
Hyunyoung sedang duduk di
sebelah suga sambil memegang dan mencium aroma bunga yang diberikan oleh suga.
suga hanya memandangnya kedepan. Tiba tiba saja dia ingat bahwa dia sedang ada
janji dengan seorang temannya.
“Eoh, suga ya... aku harus
segera pergi. Bye..” Ucap hyunyoung dan segera pergi tapi tangannya ditahan
oleh suga
“Ada apa lagi? Ah aku lupa
bilang... gomawo ya suga..” Ucap hyunyoung yang di barengin dengan senyuman di
wajahnya.
#Flashback
“Anio. Hmm... cheonma...” Ucap
suga yang salah tingkah dan segera melepaskan genggamannya. Hyora segera pergi meninggalkan
suga sendirian di atap sekolahnya.
“Senyumannya... sangat mirip
dengan hyunyoung, apa dia hyunyoung atau .... dia adalah adik hyunyoung?” Ucap
suga yang masih penasaran dengan gadis itu, meski dia sudah tau nama gadis itu
adalah hyora bukan hyunyoung.
~ TBC~
