Sabtu, 20 Juni 2015

BTS Jungkook Fanfiction "Just Waiting"

Title : Just Waiting
Cast : Jeon Jung Kook, Jung Hyo Ri (OC), Song Hyun Ae (OC)
Genre : School life, sad, romance, Fluff
Author : Sandra Tamara
Quote : I can’t have you but I can touch you
Length : One Shoot

^Happy Reading^ Mian kalau banyak typo yang bertebaran ^_^
           
Sandra Tamara Storyline....
             Pagi hari menghangatkan kota Seoul di pertengahan musim semi. Hanlim Art High School pun terlihat semakin anggun dengan banyaknya bunga bunga yang menghiasi taman sekolah itu.
            Terlihat sosok gadis cantik berambut panjang bergelombang sedang berjalan di koridor sekolahnya sambil membawa beberapa buku di lengannya yang cukup banyak itu.
            Tiba tiba, gadis yang memakai sweater warna merah terang ini bertemu dengan sosok lelaki tampan dari arah yang berlawanan.
            “Jungkook sshi...” Panggilnya yang menghentikan langkahnya
            “Hyori ya...” Jawab jungkook yang melihat hyori berdiri di hadapannya sekarang.
            “Kau ingin kemana?” Tanya sosok gadis yang mempunyai nama lengkap Jung Hyo Ri ini.
            “Aku ingin ke Perpustakaan. Apa kau mau ikut?” Ajak jungkook yang menunjuk ke arah perpustakaan.
            “Anio. Aku baru saja dari sana mengambil beberapa buku paket untuk belajar” Jawab hyori yang menunjukan beberapa buku di lengannya dan tersenyum.
            “Hmm, baiklah...kalau begitu aku pergi dulu” Ucap jungkook yang mengakhiri percakapannya dengan hyori dan berjalan menjauh dari hyori.
            Hyori hanya memandang jungkook yang berjalan menjauh darinya. Dia melihat betapa tampannya dia saat berjalan dari belakang.
            “Itulah kenapa aku menyukainya. Dia itu baik, dan tidak sombong” Gumamnya. Di segera melanjutkan jalannya menuju kelasnya untuk menaruh beberapa buku yang dia bawa dari perpustakaan.

Di perpustakaan....
            Jungkook masuk kedalam ruangan yang penuh buku - buku tersebut. Dia di sapa oleh pelayan yang berdiri di samping meja kasir tersebut. Jungkook membalasnya dengan senyuman cerah di wajahnya.
            Jungkook mencari beberapa buku yang menarik untuk di baca. Saat dia melewati rak - rak buku tersebut. Dia melihat sosok gadis cantik yang sedang berdiri sambil membaca sebuah buku. Jungkook segera menghampiri gadis itu dan ikut membaca buku yang dia ambil dari rak buku tersebut yang berdiri di samping sang gadis itu.
            “Kau di sini, Song Hyun Ae” Ucapnya yang membuat gadis itu terkejut melihat sosok lelaki tampan berpostur badan tinggi itu sudah berada di hadapannya.
            “Jungkook shi... kenapa kau selalu membuat ku terkejut. Apa itu keahlian mu?” Tanya hyun-ae yang menatap jungkook dan mempoutkan bibirnya.
            “Kau ini... buku apa yang sedang kau baca?” Tanya jungkook yang melihat buku yang di pegang oleh hyun-ae.
            “Sesuatu yang menarik? Apa kau mau membacanya?” Jawab hyun-ae yang begitu gembira.
            “Mwo? Baiklah... sini biar ku baca” Pinta jungkook yang menarik buku dari tangan hyun-ae.
            “Apa ini... kau menyuruhku baca buku khusus wanita? Apa kau kira aku ini seorang gadis cantik?” Ucap jungkook yang terkejut saat melihat judul buku yang baru saja dia ambil dari tangan hyun-ae.
            “Hahahah. Tentu. Kau sangat cantik jika di pakaikan sebuah wake berambut panjang dengan poni rata” Jawab hyun-ae sambil menahan tawanya.
            “Dasar kau ini... ya sudah nih, aku kembalikan lagi bukumu. Aku akan membaca buku khusus lelaki saja” Ucap jungkook yang mengembalikan buku itu ke tangan hyun-ae, dan mencari buku yang cocok untuknya. Hyun-ae hanya tersenyum melihat tingkah jungkook.

Bel masuk tiba...
            Jungkook dan hyun-ae segera masuk ke kelasnya. Saat mereka sampai di kelas, hyori yang melihatnya pun curiga. Kenapa jungkook dan hyun-ae bisa masuk ke kelas bersama dan kenapa mereka sama sama membawa sebuah buku di lengannya? Apakah mereka baru saja dari perpustakaan?
            Hyori sudah berpikiran yang aneh aneh tentang sahabatnya itu dan lelaki yang dia anggap sebagai cinta pertamanya itu.
            Tak lama kemudian, sosok wanita berparas cantik dengan setelan jas warna biru muda dan high heels warna hitam itu masuk kedalam kelas hyori.
            Murid murid yang melihatnya segera menyapa sosok wanita itu yang menjadi seorang guru di kelas hyori.

Skip~
Sepulang sekolah...
            Hyori berjalan keluar dari kelasnya menuju koridor sekolahnya. Tiba tiba dia merasa ada seseorang yang memanggilnya. Dia segera menoleh ke sumber suara. Ternyata yang memanggilnya adalah...
            “Jeon Jung Kook? Waeyo?” Tanya hyori yang penasaran.
            “Nanti malam datang ya ke sungai Han. Aku akan menunggumu di sana jam delapan malam” Pinta jungkook yang tersenyum ke arahnya sehingga membuat hyori tidak lepas pandangannya dari senyuman jungkook itu.
            “Sampai ketemu nanti malam” Lanjutnya yang menepuk pundak hyori dan berjalan pergi darinya. Hyori hanya masih dalam keadaan yang sama.
            Dia sungguh tidak percaya, cinta pertamanya mengajaknya ke sungai han. Apakah dia tau perasaan hyori? Atau dia ingin mengajaknya kencan? Entahlah... yang penting hari ini hati hyori begitu bahagia saat mendengar jungkook mengajaknya ke sungai han nanti malam dan melihat jungkook tersenyum ke arahnya yang begitu menawan.

            Di lain tempat, hyun-ae sudah menunggu jungkook beberapa menit yang lalu di depan gerbang sekolahnya. Akhirnya sosok jungkook muncul di hadapannya. Dia hanya tersenyum kearahnya, begitu juga dengan jungkook yang membalas senyuman hyun-ae dan mempercepat langkahnya menuju hyunae.
            “Mian ya kalau lama, sayang” Ucap jungkook yang mengelus rambut hyunae dengan lembut.
            “Ne. Gwechanayo...apa kau sudah bilang pada hyori nanti malam adalah hari anniv kita?” Tanya hyun-ae pada kekasihnya yang berdiri di sampingnya.
            “Ne”
            “Lalu apa katanya?” Tanyanya kembali.
            “Dia mau datang ke sungai han nanti malam” Jawab jungkook yang tersenyum.
            “Baiklah. Ayo kita pulang” Ajak hyun-ae

Skip~
Malam tiba...
            Hyori berada di kamar kecilnya itu, dia sedang berdiri di depan lemari sambil mencari pakaian yang cocok untuknya saat bertemu dengan cinta pertamanya tersebut.
            “Yang ini bukan...” Ucapnya yang melempar sepasang baju dan di lemparnya sembarang.
            “Hmm... Yang ini juga bukan” Lanjutnya yang melihat pakaian itu tidak menarik menurutnya.
            “AH... Pakaian ini sangat bagus” Ucap hyori yang menemukan pakaian yang cocok dan menarik untuk di pakai.
            Dia segera ke kamar kecil untuk mengganti pakaian itu.
            Hyori sudah selesai mengganti pakaiannya. Dan keluar dari kamar kecilnya. Dia hanya tersenyum bahagia di depan pintu kamar kecilnya itu.
            Hyori yang melihat pakaiannya berserakan segera merapihkannya sebelum pergi kencan atau bertemu dengan cinta pertamanya.

Skip~
Sungai han....
            Jungkook sudah menunggu hyori di sungai han. Tapi dia tidak melihat sosok hyori di sungai han tersebut. Saat dia melihat ke sekelilingnya, dia melihat sosok gadis yang berpakaian sangat cantik dengan rambut yang di blonde. Jungkook hanya tersenyum ke arah gadis itu. Begitu juga dengan gadis itu yang membalas senyumannya jungkook.
            “Hyori, kau sudah sampai” Ucap jungkook
            “Ne. Untuk apa kita kemari?” Tanya hyori yang pura pura tidak tau
            “Sesuatu yang ingin aku berikan padamu. Oh iya... malam ini kau begitu cantik” Ucap jungkook yang memuji kecantikan hyori di malam hari ini.
            “Oh. Ah gomawo atas pujiannya” Jawab hyori yang menunduk karena malu.
            “Kajja” Ajak jungkook yang menjulurkan tangannya ke arah hyori. Hyori hanya terkejut dengan sikap jungkook malam ini. Hyori segera menerima juluran tangan jungkook dan berjalan bersama ke suatu tempat.

            Mereka sudah sampai di suatu tempat, Mata hyori terbelak saat melihat ada hyun-ae dan Taehyung sudah berada di hadapannya. Jungkook segera melepaskan tangan hyori dan berjalan menuju hyun-ae.
            “Kenapa ada Hyun-ae dan juga Taehyung?” Tanya hyori yang terkejut melihat sosok dua insan manusia yang berada di hadapannya sekarang.
            “Aku mengajakmu kemari karena hari ini adalah hari...” Ucapan jungkook terputus karena hyun-ae segera mengelaknya.
            “Hari ini adalah hari yang sangat bahagia bukan?” Ucap hyun-ae yang tersenyum palsu di hadapan hyori. Sepertinya hyun-ae tau kalau jungkook sudah salah bicara tadi saat mengundang hyori. Hyori yang melihatnya seperti ada yang aneh dari dua insan manusia ini.
            “Ne. Hari ini adalah hari yang sangat bahagia” Ucap hyori yang mencoba tersenyum miring ke hyun-ae dan juga jungkook.
            “Yaa. Lihat itu... wah indahnya” Teriak taehyung yang melihat kembang api berada di langit seoul yang begitu indah.
            Hyori segera menoleh untuk melihat kembang api itu yang sangat indah. Hyun-ae dan jungkook hanya saling tersenyum dan saling berhadapannya.

            Karena malam sudah begitu larut, akhirnya hyun-ae dan hyori pulang bersama dengan berjalan kaki menuju halte. Begitu juga dengan jungkook dan taehyung yang pulang meninggalkan sungai han tersebut.

            Di jalan menuju halte, hyori hanya menunduk sedih karena dia pikir dia akan kencan dengan cinta pertama itu, tapi ternyata tidak. Sedangkan hyun-ae begitu bahagia karena hari ini adalah hari anniv nya bersama jungkook meski tidak ada yang tau kalau mereka sudah 1 tahun berpacaran.
            “Hyun-ae ya... Apa kau pernah merasakan jatuh cinta?” Tanya hyori sambil menunduk dan menendang batu krikil yang ada di pinggir jalan.
            “Eoh. Tentu pernah”
            “Bagaimana perasaanmu saat tau kau sedang jatuh cinta?” Tanya hyori lagi
            “Hatiku berdegup sangat kencang saat berhadapan dengannya”
            “Aku menyukainya... Tapi apakah mungkin dia akan menerimaku begitu saja? Pasti dia bilang bahwa aku adalah gadis murahan yang menyatakan perasaan cintaku terlebih dulu ke seseorang yang aku sukai. Aku harus tetap menunggu dan terus menunggu” Ucap hyori yang masih menunduk
            “Nugu?”
            “Dia jeon jung kook” Jawab hyori yang membuat mata hyun-ae terbelak mendengar jawaban dari hyori, sahabatnya.
            “Lalu, siapa lelaki yang kau sukai?” Tanya balik hyori yang menatap wajah hyun-ae
            “Eoh. Seseorang yang bisa membuatku senang” Jawab hyun-ae yang berusaha tersenyum miring ke arah hyori.
            “Pasti orang itu sangat tampan sampai sampai kau membela dia bahwa saat bersamanya kau akan tersenyum” Pekik hyori yang iri sambil berjalan lemas.
            “Kau ini. Kajja... nanti kita ketinggalan busnya” Ajak hyun-ae yang menarik tangan hyori untuk berlari menuju halte.

Skip~
Esok pagi tiba...
            Hyun-ae sudah menunggu jungkook di taman sekolahnya. Sudah 15 menit dia menunggunya tapi sosok jungkook tak kunjung datang. Saat dia melihat sekitarnya tiba tiba dia melihat sosok lelaki yang dia kenali berjalan ke arahnya. Ya siapa lagi kalau bukan Jeon Jung Kook.
            “Apa kau sudah lama menungguku di sini?” Tanya jungkook yang berdiri di hadapan hyun-ae
            “Hmm..” Jawab hyun-ae yang mempoutkan bibirnya sambil mengangguk
            “Ada apa kau membuatku kemari?”
            “Jung Hyo Ri... dia... dia sangat menyukaimu” Ucap hyun-ae yang membuat mata jungkook terbelak saat mendengarnya.
            “Tidak mungkin”
            “Bagaimana tidak mungkin. Semalam dia bilang bahwa dia menyukaimu. Dan dia bilang dia akan tetap menunggu mu sampai kapan pun itu” Ucap hyun-ae yang meyakinkan perkataannya.
            “Lalu bagaimana ini? Apakah aku harus mengaku padanya bahwa aku adalah pacarmu?” Tanya hyun-ae yang menatap dalam mata jungkook.
            “Dia adalah sahabatku mana mungkin aku menghianatinya” Lanjutnya
            “Jangan beri tau dia... biar aku saja yang memberi taunya” Pinta jungkook yang menggenggam kedua tangan hyun-ae. Hyun-ae hanya menjawab dengan sebuah anggukan dan senyuman yang terpaksa itu.

            Hyori sedang berjalan di koridor sekolahnya tiba tiba saja dia merasa ada seseorang yang memanggilnya dari belakang. Dia segera menoleh ke sumber suara dan melihat siapa yang memanggilnya itu.
            “Jungkook.”
            Mereka berdua sudah berada di atap gedung sekolah, Hyori hanya diam mematung di hadapan jungkook.
            “Kenapa?” Tanya hyori dengan datar dan menunduk malu
            “Apa kau menyukaiku?” Tanya jungkook yang membuat hyori mendongak dan melihat wajahnya dengan begitu serius.
            “Hyun-ae.... Dia sudah memberi tauku.” Lanjutnya lagi yang menggenggam kedua tangan hyori dengan hangat.
            “Anio. Aku tidak menyukaimu” Jawab hyori yang berbohong
            “berbohong... Jika kau menyukaiku, cepat katakan padaku” Pinta jungkook yang masih menatap wajah hyori yang menunduk itu.
            “Aku... Aku sungguh... sungguh menyukaimu, Jeon Jung Kook” Ucap hyori yang masih menunduk dan tidak sanggup bertatapan mata dengan cinta pertamanya itu.
            “Mianhaeyo” Ucap jungkook yang memegang pundak hyori dan membuat hyori terkejut dan menatapnya dengan serius.
            “Aku dan Hyun-ae sudah berpacaran satu tahun yang lalu. Dan kemarin adalah anniv kami. Sebelumnya aku minta maaf padamu karena aku tidak bilang bahwa kemarin adalah hari anniv kami” Jelas jungkook yang membuat hyori diam terpaku tanpa sekata patah pun yang keluar dari mulutnya itu.
            “Kau sudah ku anggap sebagai seorang teman yang sangat baik padaku. Aku sangat berterima kasih karena aku mempunyai seorang teman sebaik dirimu” Lanjut jungkook yang membuat butiran air dari sudut kelopak mata hyori keluar begitu deras.
            “Seharusnya kau bilang padaku dari awal supaya aku tidak menunggumu selama ini. Kenapa kau tak bilang kalau kau menganggapku sebagai seorang teman yang baik. Kau sudah membuatku salah paham, ku kira kau juga menyukaiku. Maka dari itu aku tetap menunggumu” Ucap hyori yang tidak percaya bahwa jungkook, cinta pertamannya ini hanya menganggap hyori sebagai seorang teman. Perlahan lahan di pipinya sudah basah di banjiri air yang turun dari kelopak matanya tersebut.
            “Kau dapat menyentuhku kapan saja, tapi kau tidak bisa memiliki ku” Ucap jungkook yang menggenggam kedua tangan hyori. Hyori hanya meneteskan air matanya ke pipinya itu dan menunduk tidak berdaya.

Skip~
            Hyori duduk di kursi taman sekolah sambil menangis sekejar kejarnya dan tidak mempedulikan orang lain yang melihatnya.
            “Seharusnya aku katakan lebih dulu sebelum hyun-ae menjadi pacarmu. Aku hanya terus menunggumu seperti orang bodoh yang ada di rumah sakit jiwa. Aku stress karena memikirkanmu, dan aku juga selalu kehilangan akal jika aku sedang mabuk. Ternyata kau sudah mempunyai seorang kekasih yang sudah ku anggap sebagai temanku sejak lama.” Jelas hyori yang menangis dengan kejar.
            “Cinta pertamaku telah berakhir... aku akan mencari cinta yang baru. Aku tidak mau menunggu, jika aku menunggunya lagi. Hidupku akan sia sia...” Lanjutnya yang menghapus air matanya itu.
            Tiba tiba ada sosok lelaki datang menghampirinya dan duduk di sampingnya yang membawa setangkai bunga mawar merah itu.
            “Taehyung shi... apa yang sedang kau lakukan? Lalu bunga untuk siapa itu?” Tanya hyori yang terkejut melihat keberadaan taehyung di sampingnya.
            “Aku duduk di sini, di sampingmu. Kau bilang tadi kau akan mencari cinta yang baru kan??” Tanya taehyung yang begitu semangat.
            “Hmm” Jawab hyori yang mengangguk
            “Apa aku boleh menjadi cinta barumu?” Tanya taehyung yang mendekatkan wajahnya dengan hyori.
            “Eoh. Apa secepat itu seseorang yang baru saja di tolak oleh cinta pertama bisa melupakan sosok lelaki itu. Jika aku sudah benar benar move on dari jungkook. Aku akan...” Ucapnya yang gantung dan menatap taehyung.
            “Kau akan menerima cintaku. Bagaimana?”
            “Jangan terlalu berharap. Aku tidak mau kau menunggu karena ku, dan aku tidak mau nanti nasib mu sama denganku.” Ucap hyori yang melirik taehyung dengan sinis.
            “Aku yakin, kau pasti akan menyukaiku” Ucap taehyung yang yakin.
            “Shh...” Pekik hyori dan berjalan pergi dari kursi taman itu.Taehyung segera mengejar hyori dan berjalan di sampingnya sambil membawa setangkai bunga mawar merah itu.

Hyori : “Meski aku menyesal cinta pertama ku diambil oleh sahabatku sendiri. Tapi untuk masa depan yang akan datang, aku tidak mau terjadi lagi. Aku akan menunggu tapi aku akan tetap berusaha semampuku mungkin.”
Jungkook : “Maafkan aku. Aku sungguh tidak tau kalau kau menyukai ku sejak awal. Tapi ini bukan salah ku, ini salah mu karena kau menunggu ku sudah lama tapi kau tidak berusaha untuk mendapatkanku.”
Hyun-ae : “Jika kau menyukainya, katakan padaku. Jangan di simpan dan di rahasiakan dari sahabatmu ini. Jika kau katakan dari dulu padaku, mungkin sekarang kau sudah bersama dia.”

The End...



Tidak ada komentar: