Title : Just
Waiting
Cast : Jeon
Jung Kook, Jung Hyo Ri (OC), Song Hyun Ae (OC)
Genre : School
life, sad, romance, Fluff
Author : Sandra
Tamara
Quote : I can’t
have you but I can touch you
Length : One
Shoot
^Happy Reading^
Mian kalau banyak typo yang bertebaran ^_^
Sandra Tamara
Storyline....
Pagi hari menghangatkan kota Seoul di
pertengahan musim semi. Hanlim Art High School pun terlihat semakin anggun
dengan banyaknya bunga bunga yang menghiasi taman sekolah itu.
Terlihat sosok gadis cantik berambut
panjang bergelombang sedang berjalan di koridor sekolahnya sambil membawa
beberapa buku di lengannya yang cukup banyak itu.
Tiba tiba, gadis yang memakai
sweater warna merah terang ini bertemu dengan sosok lelaki tampan dari arah
yang berlawanan.
“Jungkook sshi...” Panggilnya yang
menghentikan langkahnya
“Hyori ya...” Jawab jungkook yang
melihat hyori berdiri di hadapannya sekarang.
“Kau ingin kemana?” Tanya sosok
gadis yang mempunyai nama lengkap Jung Hyo Ri ini.
“Aku ingin ke Perpustakaan. Apa kau
mau ikut?” Ajak jungkook yang menunjuk ke arah perpustakaan.
“Anio. Aku baru saja dari sana
mengambil beberapa buku paket untuk belajar” Jawab hyori yang menunjukan
beberapa buku di lengannya dan tersenyum.
“Hmm, baiklah...kalau begitu aku
pergi dulu” Ucap jungkook yang mengakhiri percakapannya dengan hyori dan
berjalan menjauh dari hyori.
Hyori hanya memandang jungkook yang
berjalan menjauh darinya. Dia melihat betapa tampannya dia saat berjalan dari
belakang.
“Itulah kenapa aku menyukainya. Dia
itu baik, dan tidak sombong” Gumamnya. Di segera melanjutkan jalannya menuju
kelasnya untuk menaruh beberapa buku yang dia bawa dari perpustakaan.
Di
perpustakaan....
Jungkook masuk kedalam ruangan yang
penuh buku - buku tersebut. Dia di sapa oleh pelayan yang berdiri di samping
meja kasir tersebut. Jungkook membalasnya dengan senyuman cerah di wajahnya.
Jungkook mencari beberapa buku yang
menarik untuk di baca. Saat dia melewati rak - rak buku tersebut. Dia melihat
sosok gadis cantik yang sedang berdiri sambil membaca sebuah buku. Jungkook
segera menghampiri gadis itu dan ikut membaca buku yang dia ambil dari rak buku
tersebut yang berdiri di samping sang gadis itu.
“Kau di sini, Song Hyun Ae” Ucapnya
yang membuat gadis itu terkejut melihat sosok lelaki tampan berpostur badan
tinggi itu sudah berada di hadapannya.
“Jungkook shi... kenapa kau selalu
membuat ku terkejut. Apa itu keahlian mu?” Tanya hyun-ae yang menatap jungkook
dan mempoutkan bibirnya.
“Kau ini... buku apa yang sedang kau
baca?” Tanya jungkook yang melihat buku yang di pegang oleh hyun-ae.
“Sesuatu yang menarik? Apa kau mau
membacanya?” Jawab hyun-ae yang begitu gembira.
“Mwo? Baiklah... sini biar ku baca”
Pinta jungkook yang menarik buku dari tangan hyun-ae.
“Apa ini... kau menyuruhku baca buku
khusus wanita? Apa kau kira aku ini seorang gadis cantik?” Ucap jungkook yang
terkejut saat melihat judul buku yang baru saja dia ambil dari tangan hyun-ae.
“Hahahah. Tentu. Kau sangat cantik
jika di pakaikan sebuah wake berambut panjang dengan poni rata” Jawab hyun-ae
sambil menahan tawanya.
“Dasar kau ini... ya sudah nih, aku
kembalikan lagi bukumu. Aku akan membaca buku khusus lelaki saja” Ucap jungkook
yang mengembalikan buku itu ke tangan hyun-ae, dan mencari buku yang cocok
untuknya. Hyun-ae hanya tersenyum melihat tingkah jungkook.
Bel masuk
tiba...
Jungkook dan hyun-ae segera masuk ke
kelasnya. Saat mereka sampai di kelas, hyori yang melihatnya pun curiga. Kenapa
jungkook dan hyun-ae bisa masuk ke kelas bersama dan kenapa mereka sama sama
membawa sebuah buku di lengannya? Apakah mereka baru saja dari perpustakaan?
Hyori sudah berpikiran yang aneh
aneh tentang sahabatnya itu dan lelaki yang dia anggap sebagai cinta pertamanya
itu.
Tak lama kemudian, sosok wanita
berparas cantik dengan setelan jas warna biru muda dan high heels warna hitam
itu masuk kedalam kelas hyori.
Murid murid yang melihatnya segera
menyapa sosok wanita itu yang menjadi seorang guru di kelas hyori.
Skip~
Sepulang sekolah...
Hyori berjalan keluar dari kelasnya
menuju koridor sekolahnya. Tiba tiba dia merasa ada seseorang yang
memanggilnya. Dia segera menoleh ke sumber suara. Ternyata yang memanggilnya
adalah...
“Jeon Jung Kook? Waeyo?” Tanya hyori
yang penasaran.
“Nanti malam datang ya ke sungai
Han. Aku akan menunggumu di sana jam delapan malam” Pinta jungkook yang
tersenyum ke arahnya sehingga membuat hyori tidak lepas pandangannya dari
senyuman jungkook itu.
“Sampai ketemu nanti malam”
Lanjutnya yang menepuk pundak hyori dan berjalan pergi darinya. Hyori hanya
masih dalam keadaan yang sama.
Dia sungguh tidak percaya, cinta
pertamanya mengajaknya ke sungai han. Apakah dia tau perasaan hyori? Atau dia
ingin mengajaknya kencan? Entahlah... yang penting hari ini hati hyori begitu
bahagia saat mendengar jungkook mengajaknya ke sungai han nanti malam dan
melihat jungkook tersenyum ke arahnya yang begitu menawan.
Di lain tempat, hyun-ae sudah
menunggu jungkook beberapa menit yang lalu di depan gerbang sekolahnya. Akhirnya
sosok jungkook muncul di hadapannya. Dia hanya tersenyum kearahnya, begitu juga
dengan jungkook yang membalas senyuman hyun-ae dan mempercepat langkahnya
menuju hyunae.
“Mian ya kalau lama, sayang” Ucap
jungkook yang mengelus rambut hyunae dengan lembut.
“Ne. Gwechanayo...apa kau sudah
bilang pada hyori nanti malam adalah hari anniv kita?” Tanya hyun-ae pada
kekasihnya yang berdiri di sampingnya.
“Ne”
“Lalu apa katanya?” Tanyanya
kembali.
“Dia mau datang ke sungai han nanti
malam” Jawab jungkook yang tersenyum.
“Baiklah. Ayo kita pulang” Ajak hyun-ae
Skip~
Malam tiba...
Hyori berada di kamar kecilnya itu,
dia sedang berdiri di depan lemari sambil mencari pakaian yang cocok untuknya
saat bertemu dengan cinta pertamanya tersebut.
“Yang ini bukan...” Ucapnya yang
melempar sepasang baju dan di lemparnya sembarang.
“Hmm... Yang ini juga bukan”
Lanjutnya yang melihat pakaian itu tidak menarik menurutnya.
“AH... Pakaian ini sangat bagus”
Ucap hyori yang menemukan pakaian yang cocok dan menarik untuk di pakai.
Dia segera ke kamar kecil untuk
mengganti pakaian itu.
Hyori sudah selesai mengganti
pakaiannya. Dan keluar dari kamar kecilnya. Dia hanya tersenyum bahagia di
depan pintu kamar kecilnya itu.
Hyori yang melihat pakaiannya
berserakan segera merapihkannya sebelum pergi kencan atau bertemu dengan cinta
pertamanya.
Skip~
Sungai han....
Jungkook sudah menunggu hyori di
sungai han. Tapi dia tidak melihat sosok hyori di sungai han tersebut. Saat dia
melihat ke sekelilingnya, dia melihat sosok gadis yang berpakaian sangat cantik
dengan rambut yang di blonde. Jungkook hanya tersenyum ke arah gadis itu.
Begitu juga dengan gadis itu yang membalas senyumannya jungkook.
“Hyori, kau sudah sampai” Ucap
jungkook
“Ne. Untuk apa kita kemari?” Tanya
hyori yang pura pura tidak tau
“Sesuatu yang ingin aku berikan
padamu. Oh iya... malam ini kau begitu cantik” Ucap jungkook yang memuji
kecantikan hyori di malam hari ini.
“Oh. Ah gomawo atas pujiannya” Jawab
hyori yang menunduk karena malu.
“Kajja” Ajak jungkook yang
menjulurkan tangannya ke arah hyori. Hyori hanya terkejut dengan sikap jungkook
malam ini. Hyori segera menerima juluran tangan jungkook dan berjalan bersama
ke suatu tempat.
Mereka sudah sampai di suatu tempat,
Mata hyori terbelak saat melihat ada hyun-ae dan Taehyung sudah berada di
hadapannya. Jungkook segera melepaskan tangan hyori dan berjalan menuju hyun-ae.
“Kenapa ada Hyun-ae dan juga Taehyung?”
Tanya hyori yang terkejut melihat sosok dua insan manusia yang berada di
hadapannya sekarang.
“Aku mengajakmu kemari karena hari
ini adalah hari...” Ucapan jungkook terputus karena hyun-ae segera mengelaknya.
“Hari ini adalah hari yang sangat
bahagia bukan?” Ucap hyun-ae yang tersenyum palsu di hadapan hyori. Sepertinya
hyun-ae tau kalau jungkook sudah salah bicara tadi saat mengundang hyori. Hyori
yang melihatnya seperti ada yang aneh dari dua insan manusia ini.
“Ne. Hari ini adalah hari yang
sangat bahagia” Ucap hyori yang mencoba tersenyum miring ke hyun-ae dan juga
jungkook.
“Yaa. Lihat itu... wah indahnya”
Teriak taehyung yang melihat kembang api berada di langit seoul yang begitu
indah.
Hyori segera menoleh untuk melihat
kembang api itu yang sangat indah. Hyun-ae dan jungkook hanya saling tersenyum
dan saling berhadapannya.
Karena malam sudah begitu larut,
akhirnya hyun-ae dan hyori pulang bersama dengan berjalan kaki menuju halte.
Begitu juga dengan jungkook dan taehyung yang pulang meninggalkan sungai han
tersebut.
Di jalan menuju halte, hyori hanya
menunduk sedih karena dia pikir dia akan kencan dengan cinta pertama itu, tapi
ternyata tidak. Sedangkan hyun-ae begitu bahagia karena hari ini adalah hari
anniv nya bersama jungkook meski tidak ada yang tau kalau mereka sudah 1 tahun
berpacaran.
“Hyun-ae ya... Apa kau pernah
merasakan jatuh cinta?” Tanya hyori sambil menunduk dan menendang batu krikil
yang ada di pinggir jalan.
“Eoh. Tentu pernah”
“Bagaimana perasaanmu saat tau kau
sedang jatuh cinta?” Tanya hyori lagi
“Hatiku berdegup sangat kencang saat
berhadapan dengannya”
“Aku menyukainya... Tapi apakah
mungkin dia akan menerimaku begitu saja? Pasti dia bilang bahwa aku adalah
gadis murahan yang menyatakan perasaan cintaku terlebih dulu ke seseorang yang
aku sukai. Aku harus tetap menunggu dan terus menunggu” Ucap hyori yang masih menunduk
“Nugu?”
“Dia jeon jung kook” Jawab hyori
yang membuat mata hyun-ae terbelak mendengar jawaban dari hyori, sahabatnya.
“Lalu, siapa lelaki yang kau sukai?”
Tanya balik hyori yang menatap wajah hyun-ae
“Eoh. Seseorang yang bisa membuatku
senang” Jawab hyun-ae yang berusaha tersenyum miring ke arah hyori.
“Pasti orang itu sangat tampan
sampai sampai kau membela dia bahwa saat bersamanya kau akan tersenyum” Pekik
hyori yang iri sambil berjalan lemas.
“Kau ini. Kajja... nanti kita
ketinggalan busnya” Ajak hyun-ae yang menarik tangan hyori untuk berlari menuju
halte.
Skip~
Esok pagi
tiba...
Hyun-ae sudah menunggu jungkook di
taman sekolahnya. Sudah 15 menit dia menunggunya tapi sosok jungkook tak
kunjung datang. Saat dia melihat sekitarnya tiba tiba dia melihat sosok lelaki
yang dia kenali berjalan ke arahnya. Ya siapa lagi kalau bukan Jeon Jung Kook.
“Apa kau sudah lama menungguku di
sini?” Tanya jungkook yang berdiri di hadapan hyun-ae
“Hmm..” Jawab hyun-ae yang
mempoutkan bibirnya sambil mengangguk
“Ada apa kau membuatku kemari?”
“Jung Hyo Ri... dia... dia sangat
menyukaimu” Ucap hyun-ae yang membuat mata jungkook terbelak saat mendengarnya.
“Tidak mungkin”
“Bagaimana tidak mungkin. Semalam
dia bilang bahwa dia menyukaimu. Dan dia bilang dia akan tetap menunggu mu
sampai kapan pun itu” Ucap hyun-ae yang meyakinkan perkataannya.
“Lalu bagaimana ini? Apakah aku
harus mengaku padanya bahwa aku adalah pacarmu?” Tanya hyun-ae yang menatap
dalam mata jungkook.
“Dia adalah sahabatku mana mungkin aku
menghianatinya” Lanjutnya
“Jangan beri tau dia... biar aku
saja yang memberi taunya” Pinta jungkook yang menggenggam kedua tangan hyun-ae.
Hyun-ae hanya menjawab dengan sebuah anggukan dan senyuman yang terpaksa itu.
Hyori sedang berjalan di koridor sekolahnya
tiba tiba saja dia merasa ada seseorang yang memanggilnya dari belakang. Dia
segera menoleh ke sumber suara dan melihat siapa yang memanggilnya itu.
“Jungkook.”
Mereka berdua sudah berada di atap
gedung sekolah, Hyori hanya diam mematung di hadapan jungkook.
“Kenapa?” Tanya hyori dengan datar
dan menunduk malu
“Apa kau menyukaiku?” Tanya jungkook
yang membuat hyori mendongak dan melihat wajahnya dengan begitu serius.
“Hyun-ae.... Dia sudah memberi
tauku.” Lanjutnya lagi yang menggenggam kedua tangan hyori dengan hangat.
“Anio. Aku tidak menyukaimu” Jawab
hyori yang berbohong
“berbohong... Jika kau menyukaiku,
cepat katakan padaku” Pinta jungkook yang masih menatap wajah hyori yang
menunduk itu.
“Aku... Aku sungguh... sungguh
menyukaimu, Jeon Jung Kook” Ucap hyori yang masih menunduk dan tidak sanggup
bertatapan mata dengan cinta pertamanya itu.
“Mianhaeyo” Ucap jungkook yang
memegang pundak hyori dan membuat hyori terkejut dan menatapnya dengan serius.
“Aku dan Hyun-ae sudah berpacaran satu
tahun yang lalu. Dan kemarin adalah anniv kami. Sebelumnya aku minta maaf
padamu karena aku tidak bilang bahwa kemarin adalah hari anniv kami” Jelas
jungkook yang membuat hyori diam terpaku tanpa sekata patah pun yang keluar
dari mulutnya itu.
“Kau sudah ku anggap sebagai seorang
teman yang sangat baik padaku. Aku sangat berterima kasih karena aku mempunyai
seorang teman sebaik dirimu” Lanjut jungkook yang membuat butiran air dari sudut
kelopak mata hyori keluar begitu deras.
“Seharusnya kau bilang padaku dari
awal supaya aku tidak menunggumu selama ini. Kenapa kau tak bilang kalau kau
menganggapku sebagai seorang teman yang baik. Kau sudah membuatku salah paham,
ku kira kau juga menyukaiku. Maka dari itu aku tetap menunggumu” Ucap hyori
yang tidak percaya bahwa jungkook, cinta pertamannya ini hanya menganggap hyori
sebagai seorang teman. Perlahan lahan di pipinya sudah basah di banjiri air
yang turun dari kelopak matanya tersebut.
“Kau dapat menyentuhku kapan saja,
tapi kau tidak bisa memiliki ku” Ucap jungkook yang menggenggam kedua tangan
hyori. Hyori hanya meneteskan air matanya ke pipinya itu dan menunduk tidak
berdaya.
Skip~
Hyori duduk di kursi taman sekolah
sambil menangis sekejar kejarnya dan tidak mempedulikan orang lain yang
melihatnya.
“Seharusnya aku katakan lebih dulu
sebelum hyun-ae menjadi pacarmu. Aku hanya terus menunggumu seperti orang bodoh
yang ada di rumah sakit jiwa. Aku stress karena memikirkanmu, dan aku juga
selalu kehilangan akal jika aku sedang mabuk. Ternyata kau sudah mempunyai
seorang kekasih yang sudah ku anggap sebagai temanku sejak lama.” Jelas hyori
yang menangis dengan kejar.
“Cinta pertamaku telah berakhir...
aku akan mencari cinta yang baru. Aku tidak mau menunggu, jika aku menunggunya
lagi. Hidupku akan sia sia...” Lanjutnya yang menghapus air matanya itu.
Tiba tiba ada sosok lelaki datang
menghampirinya dan duduk di sampingnya yang membawa setangkai bunga mawar merah
itu.
“Taehyung shi... apa yang sedang kau
lakukan? Lalu bunga untuk siapa itu?” Tanya hyori yang terkejut melihat
keberadaan taehyung di sampingnya.
“Aku duduk di sini, di sampingmu.
Kau bilang tadi kau akan mencari cinta yang baru kan??” Tanya taehyung yang
begitu semangat.
“Hmm” Jawab hyori yang mengangguk
“Apa aku boleh menjadi cinta barumu?”
Tanya taehyung yang mendekatkan wajahnya dengan hyori.
“Eoh. Apa secepat itu seseorang yang
baru saja di tolak oleh cinta pertama bisa melupakan sosok lelaki itu. Jika aku
sudah benar benar move on dari jungkook. Aku akan...” Ucapnya yang gantung dan
menatap taehyung.
“Kau akan menerima cintaku.
Bagaimana?”
“Jangan terlalu berharap. Aku tidak
mau kau menunggu karena ku, dan aku tidak mau nanti nasib mu sama denganku.”
Ucap hyori yang melirik taehyung dengan sinis.
“Aku yakin, kau pasti akan
menyukaiku” Ucap taehyung yang yakin.
“Shh...” Pekik hyori dan berjalan
pergi dari kursi taman itu.Taehyung segera mengejar hyori dan berjalan di
sampingnya sambil membawa setangkai bunga mawar merah itu.
Hyori : “Meski
aku menyesal cinta pertama ku diambil oleh sahabatku sendiri. Tapi untuk masa
depan yang akan datang, aku tidak mau terjadi lagi. Aku akan menunggu tapi aku
akan tetap berusaha semampuku mungkin.”
Jungkook :
“Maafkan aku. Aku sungguh tidak tau kalau kau menyukai ku sejak awal. Tapi ini
bukan salah ku, ini salah mu karena kau menunggu ku sudah lama tapi kau tidak
berusaha untuk mendapatkanku.”
Hyun-ae : “Jika
kau menyukainya, katakan padaku. Jangan di simpan dan di rahasiakan dari
sahabatmu ini. Jika kau katakan dari dulu padaku, mungkin sekarang kau sudah
bersama dia.”
The
End...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar